HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

WN Malaysia Dideportasi Usai Bebas Murni dari Lapas Nusakambangan

Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng

CILACAP | HARIAN7.COM – Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap deportasi seorang Warga Negara (WN) Malaysia berinisial ABZ, Kamis (30/04/2026).

Hal tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan selesai menjalani masa hukuman dan dinyatakan bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Ngaseman, Nusakambangan.

Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi ini diberikan karena WNA tersebut terbukti melanggar peraturan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 75 Ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Baca Juga:  BNN RI Gandeng Pemuda Patriot Nusantara, Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Pada Kamis, 30 April 2026 pukul 09.00 WIB, WN Malaysia didampingi oleh Tim Inteldakim menuju Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta untuk melakukan proses wawancara dan melengkapi dokumen perjalanan. Tim Inteldakim bertemu langsung dengan Aminudin Bin Mohamad selaku perwakilan dari Kedutaan Besar Malaysia untuk menerima dokumen perjalanan.

Pada pukul 15.00 WIB, Tim Inteldakim membawa Azhan Bin Zakaria ke Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk proses keberangkatan. Setelah melalui tahapan pemeriksaan dan mendapatkan tanda keluar dari Petugas Imigrasi Soekarno-Hatta, WNA tersebut diterbangkan ke negara asalnya menggunakan maskapai Air Asia (AK 387) dengan rute Jakarta (CGK) menuju Kuala Lumpur (KUL) pada pukul 18.55 WIB.

Baca Juga:  Pasca Video Viral di Instagram, Ternyata Keduanya Tidak Pacaran, Mereka Hanya Minum Arak Jowo, Ini Penjelasan Polres Ngawi

Seluruh rangkaian kegiatan pendeportasian dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selanjutnya, yang bersangkutan akan diajukan untuk dimasukkan ke dalam daftar penangkalan melalui aplikasi Cekal Online setelah tim tiba kembali di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap.

Baca Juga:  Penanganan Kasus Kuota Haji Tambahan Disorot, TPPI: “Jangan Salah Sasaran, Bongkar Akar Masalahnya, Jangan Hanya Hukum Pelaksana"

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Mukhlis Akbar, berharap diharapkan peran serta masyarakat dalam menyampaikan/melaporkan apabila menemukan aktivitas warga negara asing yang tidak mentaati dan mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kami menghimbau kepada masyarakat sekitar, apabila menemukan atau mengetahui adanya warga negara asing yang aktivitasnya diduga bertentangan dengan perundang-undangan, harap segera melapor ke Kantor Imigrasi Cilacap atau menghubungi call center Intekdakim Kantor Imigrasi Cilacap di +62 882-0086-85172,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!