HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Perbaikan LPJU Sempat Terlambat, Dishub Kudus Sebut Truk Skylift Baru Selesai Servis, Ribuan Titik Dipantau, Empat Tim Disiagakan Tangani Aduan Warga

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus mengakui penanganan aduan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sempat mengalami keterlambatan pada awal April 2026. Hal itu terjadi karena armada truk skylift yang digunakan untuk perbaikan jaringan atas sedang menjalani perbaikan.

Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus, Sulistyo Satriawan, mengatakan kendaraan tersebut kini telah kembali beroperasi dan digunakan untuk memperbaiki gangguan LPJU, terutama yang berkaitan dengan jaringan atas seperti konsleting.

Baca Juga:  Kemenkumham Jateng Gelar Audiensi dengan Walikota Surakarta, Dengarkan Curahan Hati Para Pegiat KI

“Alhamdulillah minggu kemarin truk skylift sudah selesai perbaikan dan mulai digunakan untuk penanganan jaringan atas sesuai laporan masyarakat,” ujar Sulistyo saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).

Selama proses perbaikan armada berlangsung, Dishub tetap melakukan penanganan melalui pengecekan jaringan bawah. Ia menegaskan, setiap aduan masyarakat tetap ditindaklanjuti meski tidak seluruhnya bisa langsung diselesaikan secara menyeluruh.

“Tim kami tetap turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Namun memang tidak semua gangguan bisa langsung diperbaiki secara tuntas,” ujarnya.

Baca Juga:  GRAND DESIGN JAHAT DI BALIK SPMB 2025! PKB Curiga Ada Upaya Jatuhkan Wakil Wali Kota Depok

Sulistyo menyebutkan, sepanjang Januari hingga April 2026, ratusan aduan LPJU telah ditangani. Saat ini terdapat sekitar 6.932 titik LPJU di seluruh wilayah Kudus yang terus dipantau kondisinya.

Untuk mendukung layanan tersebut, Dishub menyiagakan empat tim Saber PJU setiap hari dalam beberapa shift, mulai pagi hingga malam.

Menanggapi kritik terkait pelayanan, pihaknya memastikan evaluasi terus dilakukan guna meningkatkan respons penanganan di lapangan.

Baca Juga:  Gelar Operasi Aman Candi 2025, Polres Demak Tangkap 25 Pelaku Penganiayaan

“Kami terus melakukan evaluasi dan inovasi agar penanganan gangguan LPJU semakin optimal,” katanya.

Dishub Kudus juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aduan melalui kanal resmi seperti Wadul Bupati, Sipterang, maupun Sipujaanku, dengan menyertakan lokasi dan dokumentasi agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Laporan melalui media sosial juga tetap dijadwalkan untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, Dishub mengusulkan penambahan armada truk skylift untuk mempercepat penanganan gangguan LPJU di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!