HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Berniat Menolong, Pemuda di Salatiga Malah Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Niat menolong justru berujung petaka. Seorang pemuda di Kota Salatiga, Jawa Tengah, terperosok ke dalam jurang saat hendak menolong warga yang lebih dulu jatuh ke dasar sungai di kawasan Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Rabu (29/4/2026) sore.

Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Johan Subagio diduga terpeleset saat hendak membuang sampah di bibir jurang Sungai Tretes. Ia jatuh ke dasar jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter yang dipenuhi bebatuan dan genangan air.

Dalam kondisi terluka, Johan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut terdengar warga sekitar, termasuk seorang pemuda bernama Galih Satria Pamungkas yang bergegas datang untuk membantu.

Baca Juga:  Haji 2025 Jadi Musim Panas Terakhir, Mulai 2026 Bergeser ke Musim Semi dan Dingin

Namun nahas, saat berupaya menolong, Galih justru ikut terperosok ke jurang yang sama. Ia diduga salah mengambil jalur dan melompat dari atas tebing dalam kondisi panik.

“Awalnya ada ibu-ibu dengar teriakan minta tolong, lalu minta bantuan ke remaja yang sedang berkumpul. Ada yang turun lewat bawah untuk menolong, tapi satu pemuda ini malah lompat dari atas dan akhirnya ikut jatuh,” ujar Ari, saksi mata di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Peduli Dengan Sesama, Keluarga Besar 3 T Berikan Bantuan Kepada Anggota Yang Membutuhkan

Ari menjelaskan, kondisi jurang cukup curam dengan kedalaman mencapai sekitar 7 hingga 10 meter. Meski air di dasar sungai relatif dangkal, area tersebut dipenuhi batu sehingga berisiko tinggi menyebabkan cedera.

“Yang satu awalnya jatuh duluan, kemudian yang berniat menolong malah ikut jadi korban karena mungkin panik ingin cepat membantu,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, Galih mengalami patah tulang pada tangan kiri dan jari, sementara Johan mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat jatuh.

Baca Juga:  Tata Cara dan Doa Ibadah Umroh dari Awal Hingga Akhir

Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari satu jam. Puluhan petugas gabungan dari BPBD, PMI, Damkar, TNI, Polri, serta warga setempat dikerahkan untuk mengangkat korban dari dasar jurang yang curam.

Kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berada di area rawan seperti tebing dan jurang, serta tidak mengambil tindakan berisiko tinggi tanpa peralatan dan keahlian yang memadai.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!