HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Epic Comeback! Anak Kabupaten Kunci Gelar Juara MLBB Kapolres Salatiga Cup

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM –  Grand final Mobile Legends: Bang Bang di Kapolres Salatiga Cup benar-benar pecah. Bertanding di Museum Polres Salatiga, Minggu (26/4/2026), duel antara “Anak Kabupaten” vs “Privat Lebel” jadi tontonan panas penuh momen clutch dan adu mekanik kelas atas.

Sejak early game, kedua tim langsung tancap gas. “Privat Lebel” yang lebih diunggulkan sempat mengontrol tempo lewat rotasi cepat dan pressure objektif. Tapi “Anak Kabupaten” gak tinggal diam, mereka main sabar, nunggu momentum, lalu mulai membalikkan keadaan lewat teamfight rapi dan eksekusi yang dingin.

Baca Juga:  Menko Pangan Masuk Sekolah, Sosialisasikan Makan Bergizi Gratis ke Siswa SMA di Cilacap

Masuk late game, tensi makin gila. Satu kesalahan kecil langsung dibayar mahal. Di momen krusial, “Anak Kabupaten” berhasil dapetin wipe out bersih yang jadi penentu kemenangan. Base pun tumbang, dan gelar juara resmi jadi milik mereka.

Sorak penonton langsung meledak. Atmosfer di venue berasa kayak turnamen pro, ramai, panas, dan penuh hype, apalagi didukung caster yang nonstop bikin suasana makin hidup.

Baca Juga:  Pro - Kontra Larangan Pakai Sandal Jepit Saat Kendarai Motor, Kasatlantas Polres Salatiga Tegaskan Jika Larangan Itu Masih Bersifat Sosialisasi

Sebelumnya, perebutan posisi tiga juga gak kalah seru. “NN Ajar” tampil lebih solid saat menghadapi “Kicau Mania” dan sukses mengamankan podium ketiga.

Hasil akhir:

🥇 Anak Kabupaten

🥈 Privat Lebel

🥉 NN Ajar

4️⃣ Kicau Mania

Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, ikut angkat bicara soal turnamen ini. Ia mengapresiasi performa para pemain yang dinilai bukan cuma jago, tapi juga menjunjung tinggi sportivitas.

Baca Juga:  Kolaborasi Aparat–Petani, Mentan Amran Klaim Produksi Naik dan Harga Pangan Terkunci

“Selamat buat para pemenang, khususnya Anak Kabupaten. Harapannya, dari sini lahir talenta-talenta muda yang bisa berkembang dan memanfaatkan teknologi ke arah positif,” ujarnya.

Turnamen ini jadi bukti kalau scene MLBB di Salatiga gak bisa dipandang sebelah mata. Skill ada, mental ada, dukungan juga ada, tinggal nunggu waktu sebelum pemain-pemain lokal ini naik level ke panggung yang lebih besar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!