HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Wali Kota Depok Imbau Warga Tidak Memaksakan Pesta Pernikahan Mewah,Simak Penjelasannya

DEPOK | HARIAN7.COM  – Usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Jawa Barat, Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan arahan kepada para lurah dan ibu lurah di wilayahnya.

Dalam arahannya, Supian menekankan adanya imbauan dari Gubernur Jawa Barat terkait pelaksanaan pernikahan di masyarakat. Ia mengingatkan agar warga tidak memaksakan menggelar pesta pernikahan secara mewah, terlebih jika harus berutang kepada pihak rentenir.

Baca Juga:  Setwan DPRD Depok Klarifikasi Isu Transparansi Videotron dan Rincian Anggaran Pamdal 2026

“Pesta hanya berlangsung satu hari, tetapi urusannya bisa menjadi panjang jika harus menanggung utang,” ujar Supian dalam keterangannya,Sabtu (18/04/2026)

Ia menilai, praktik memaksakan pesta pernikahan dengan biaya besar kerap menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga, bahkan hingga bertahun-tahun setelah acara berlangsung.

Baca Juga:  Ridwan Maulana Tutup Usia Setelah 4 Bulan Dirawat, Proses Hukum Disorot

Karena itu, Supian mengajak para lurah untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesederhanaan dalam pernikahan. Ia juga menegaskan bahwa proses akad nikah dapat dilaksanakan secara sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA) tanpa dipungut biaya.

Menurutnya, yang terpenting dalam pernikahan adalah sah secara agama dan negara, bukan kemewahan acara yang digelar.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Yuni Indriany Klarifikasi Isu Staf PDIP Usir Wartawan di DPRD Depok

“Jangan sampai demi gengsi, masyarakat justru terjebak dalam masalah keuangan. Pernikahan itu sakral, bukan soal besar kecilnya pesta,” kata dia.

Pemerintah Kota Depok berharap imbauan ini dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat, sehingga tidak ada lagi keluarga yang terbebani utang hanya demi menggelar pesta pernikahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!