HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kodim 0714/Salatiga Kerahkan Ponton KSAD, Bersihkan Enceng Gondok di Rawa Pening 

Laporan : Shodiq

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7. COM– Anggota Kodim 0714/Salatiga terus mengintensifkan pembersihan enceng gondok di kawasan Danau Rawa Pening, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Selasa (07/04). Aksi ini dilakukan guna menjaga kelestarian habitat rawa sekaligus memperkuat daya tarik Rawa Pening sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Semarang.

Dalam kegiatan rutin harian ini, personel TNI memanfaatkan fasilitas ponton bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Alat berat tersebut difungsikan khusus untuk mengangkut tanaman enceng gondok yang pertumbuhannya kerap tak terkendali hingga mengganggu ekosistem perairan.

Baca Juga:  Danrem 073/Makutarama bersama Dandim 0714/Salatiga Tinjau Lokasi Longsor di Kalongan, Pastikan Penanganan Terpadu

Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa pembersihan ini adalah bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah.

“Rawa Pening memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Oleh karena itu, perlu upaya bersama dan rutin agar fungsi danau tetap optimal bagi sektor pariwisata dan perikanan,” ujar Letkol Kav Fajar.

Baca Juga:  Rampung 100 Persen, Dandim 0714/Salatiga Harapkan Gudang KDMP Plumutan Jadi Motor Ekonomi Desa

Keberadaan enceng gondok selama ini menjadi tantangan utama karena dapat menghambat aktivitas masyarakat dan mengurangi keindahan danau. Dengan pembersihan yang terstruktur, diharapkan kualitas perairan meningkat sehingga habitat rawa tetap terjaga.

Baca Juga:  Umat Kristiani 99 Persen Pilih Awaluddin Muuri Di Pilkada Cilacap

Upaya ini mendapat apresiasi dari warga Desa Rowoboni. Masyarakat berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar Rawa Pening tetap menjadi sumber kehidupan dan kebanggaan warga Kabupaten Semarang. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi wisata berbasis alam yang lebih berkelanjutan.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!