Polsek Gebog Amankan Dua Remaja Diduga Mabuk, Sita Senjata Tajam dan Motor
Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM – Jajaran Polsek Gebog, Polres Kudus, mengamankan dua remaja yang diduga dalam kondisi mabuk di wilayah Dukuh Besito Lor, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Selasa (17/3/2026) dini hari.
Penindakan ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras di depan rumah penjual pertalite eceran.
Kapolsek Gebog AKP Siswanto mengatakan, laporan tersebut diterima sekitar pukul 00.40 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, petugas piket SPKT bersama anggota Reskrim langsung bergerak melakukan patroli dan penyisiran ke lokasi.
“Sesampainya di lokasi, sejumlah pemuda langsung melarikan diri saat melihat mobil patroli. Petugas kemudian berhasil mengamankan dua orang, satu saat hendak melarikan diri dan satu lainnya dalam kondisi tertidur akibat pengaruh minuman keras,” ujar AKP Siswanto.
Dua remaja yang diamankan masing-masing merupakan warga Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara dan warga Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan barang bukti berupa dua senjata tajam jenis clurit dengan panjang sekitar 200 sentimeter dan 120 sentimeter.
Selain itu, lima unit sepeda motor turut diamankan. Pada salah satu kendaraan, polisi menemukan bungkusan plastik berisi air yang diduga akan digunakan untuk aksi perang air saat sahur.
Selanjutnya, kedua remaja tersebut dibawa ke Polsek Gebog untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah memanggil orang tua masing-masing.
AKP Siswanto menegaskan, pihaknya akan meningkatkan patroli selama bulan Ramadhan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti konsumsi minuman keras maupun perang air saat sahur,” tegasnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.













Tinggalkan Balasan