HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polisi Bubarkan Rencana Tawuran di Kudus, 12 Motor, Celurit, dan Petasan Diamankan

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Aparat kepolisian membubarkan rencana aksi tawuran yang diduga melibatkan puluhan remaja di belakang kawasan PG Rendeng, Desa Rendeng, Kecamatan Kota Kudus, Minggu dini hari, 1 Maret 2026. Dalam peristiwa itu, polisi mengamankan belasan sepeda motor, petasan, dan satu bilah celurit yang ditinggalkan di lokasi.

Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 00.43 WIB. Petugas dari Polres Kudus dan Polsek Kudus Kota bergerak setelah menerima laporan adanya kerumunan mencurigakan di area Timbangan (luar) PG Rendeng.

Baca Juga:  Operasi Zebra 2024: Penegakan Hukum Lalu Lintas dengan Teknologi Canggih

“Awalnya petugas yang berjaga di pos belakang PG Rendeng melihat kurang lebih 50 orang berkumpul sambil membawa senjata tajam jenis parang dan celurit serta menyalakan petasan,” kata AKP Subkhan, Minggu (1/3).

“Mereka memukul-mukulkan senjata ke benda keras sehingga menimbulkan suara gaduh,” imbuhnya.

Menurut dia, petugas jaga PG Rendeng kemudian membunyikan kentongan sebagai tanda peringatan. Mendengar bunyi tersebut, kelompok remaja itu langsung melarikan diri ke arah barat.

Informasi tersebut diteruskan kepada pleton siaga bhayangkara Polres Kudus yang tengah bersiaga di sekitar SPBU Rendeng dan Jalan A. Yani Kudus dalam rangka patroli antisipasi balap liar. Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Kudus Kota selanjutnya melakukan pengecekan ke lokasi.

Baca Juga:  Kasus Penembakan Siswa SMK Semarang, Aipda Robig Zaenudin Dipecat

Di tempat kejadian, polisi menemukan 12 unit sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya, satu celurit sepanjang sekitar 60 sentimeter, dua kembang api berdiameter 0,8 inci, serta 15 pasang sandal.

“Seluruh barang bukti sudah kami amankan ke Mapolsek Kudus Kota sekitar pukul 02.10 WIB untuk kepentingan penyelidikan,” ujar AKP Subkhan.

Baca Juga:  Salatiga Darurat Kabel, Solusi Kabel Bawah Tanah Mulai Dilirik

Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pemilik kendaraan dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rencana tawuran tersebut.

AKP Subkhan menegaskan aparat akan menindak tegas segala bentuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Jika ada informasi potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kepolisian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!