HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Buldoser Gubernur Turun ke Pantai Jodo, Target Zero Waste 2029 Digelorakan

Laporan: Pujo Semedi

BATANG | HARIAN7.COM – Pesisir Batang mendadak riuh, Selasa (24/2/2026). Bukan oleh debur ombak, melainkan deru buldoser yang dikemudikan langsung Ahmad Luthfi. Aksi itu menandai Gerakan Jawa Tengah Asri (Aksi Bersih Sampah) serentak, yang kali ini benar-benar “turun gelanggang”, bukan sekadar seremoni.

Di kawasan Pantai Jodo, ribuan peserta dari unsur TNI-Polri, OPD, pelajar hingga warga tumpah ruah. Hadir pula Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sumarno, Kepala DLHK Jateng Widi Hartanto, Forkopimda, serta kepala daerah dari 35 kabupaten/kota yang menyimak secara daring.

Baca Juga:  Drama ‘Bidaah’ Bikin Geger! Walid dan Ajaran Sesatnya Disorot, Netizen: “Kok Kayak Pernah Dengar Ya?”

Nada tegas langsung terdengar dari gubernur. Gerakan bersih sampah, kata Luthfi, tak boleh berhenti di panggung acara. “Gerakan bersih sampah hari ini bukan seremonial. Ini harus menjadi budaya dan pendidikan bagi masyarakat. Semua, dari OPD hingga perorangan, wajib terlibat.”

Ia mendorong kepala daerah mengebut kerja nyata, bukan sekadar paraf. “Para bupati dan wali kota segera menindaklanjuti kerja sama pengelolaan sampah, tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, tetapi dilanjutkan dengan action plan nyata,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Dampingi Menteri Perdagangan RI di PT. Mitra Mulia Makmur

Sorotan lain tertuju ke pesisir. Dengan garis pantai Jawa Tengah sekitar 920 kilometer yang rawan rob, Luthfi menegaskan penghijauan tak bisa ditunda. Target dua juta bibit mangrove dan tanaman pantai lainnya dipatok untuk ditanam mulai Januari hingga akhir tahun. “Membersihkan sampah dan menjaga lingkungan adalah langkah pencegahan bencana. Ini tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Baca Juga:  Ini Kata Walikota Depok Terkait Viralnya Kasus Dugaan Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelanatan

Di ujung pidato, target besar kembali digaungkan. “Ini selaras dengan target Pak Presiden Zero Waste pada 2029,” tegasnya.

Aksi di Batang diikuti lebih dari seribu orang. Di antara mereka, Sika Novina, siswi SMAN 1 Batang, mengaku bangga bisa ikut ambil bagian. “Saya bangga dan senang bisa ikut kegiatan ini, karena positif menjaga lingkungan. Harapannya lingkungan di Batang selalu terjaga,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!