Safari Tarawih di Ungaran: Bupati Semarang Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana
Laporan : Shodiq/Junaedi
UNGARAN|HARIAN7.COM – Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Semarang memicu terjadinya bencana tanah longsor dan banjir di sejumlah titik. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Keprihatinan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara Tarawih dan Silaturahmi Forkopimda di Masjid Agung Al Mabrur, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kamis (19/2/2026) malam.
“Kita prihatin atas bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kalongan, Leyangan, dan wilayah lainnya. Di bulan Ramadan ini, mari kita bersama-sama berdoa memohon keselamatan agar Kabupaten Semarang dijauhkan dari bencana,” ujar Bupati di hadapan jamaah.
Ngesti menambahkan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan amal ibadah agar daerah senantiasa aman dan kondusif.
Senada dengan hal itu, tokoh agama KH Fatkhan dalam ceramahnya menekankan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa, salah satunya menjelang berbuka puasa. “Perbanyaklah sedekah dan membaca Al-Qur’an agar kita semua terhindar dari bala dan malapetaka,” tuturnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, Dandim 0714 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, serta Sekda Valeanto Sukendro.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) ini merupakan agenda rutin tahunan. Rencananya, safari Tarhim akan dilaksanakan di 19 kecamatan sebagai sarana dialog antara pemerintah dan warga.
“Kegiatan ini menjadi wahana silaturahmi dan komunikasi untuk memperkuat ukhuwah islamiyah. Dalam kesempatan ini, Pemkab juga menyerahkan bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 200 imam masjid dan marbot se-Kabupaten Semarang,” pungkas Asep.(*)












Tinggalkan Balasan