HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang, Aipda Robig Belum Jadi Tersangka

SEMARANG | HARIAN7.COM – Kasus penembakan yang menewaskan seorang siswa SMK berinisial GRO (17) oleh seorang polisi, Aipda Robig Zaenuddin (38), tengah menjadi sorotan. Hingga saat ini, Aipda Robig yang merupakan anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang, belum ditetapkan sebagai tersangka meski sudah dilaporkan keluarga korban ke Polda Jawa Tengah atas dugaan pembunuhan.

Baca Juga:  Sate Kambing: Antara Mitos dan Kelezatan yang Tak Tertandingi

“Penetapan tersangka baru dilakukan setelah kasusnya naik ke tahap penyidikan. Saat ini, yang bersangkutan masih berstatus terperiksa,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, pada Kamis (28/11/2024).

Baca Juga:  DLH Kabupaten Semarang Gagas ‘Keripik Sampah’: Solusi Lingkungan dan Peluang Investasi

Artanto mengungkapkan bahwa Aipda Robig telah ditahan dan ditempatkan secara khusus untuk kebutuhan pemeriksaan. Ia juga menyatakan, proses hukum yang dijalani mencakup dua tahap, yakni pemeriksaan etik kepolisian dan penyelidikan dugaan tindak pidana.

Baca Juga:  Mustaqim Masuk Nominasi PAI Award Nasional 2025, Unggul Lewat Pendampingan Zakat Non-Amil

“Dalam perkara ini, yang bersangkutan diproses secara kode etik kepolisian dan juga tindak pidana. Tindak lanjutnya akan bergantung pada hasil sidang,” tambahnya.

Baca Juga:  Truk Terguling di Turunan Medayu Tabrak Tiga Sepeda Motor, Satu Pengendara Tewas

Saat ditanya mengenai kemungkinan pemecatan Aipda Robig, Artanto menyebut keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil sidang etik dan hukum.

“Tergantung nanti dari proses sidang yang dipimpin oleh atasan hukum,” katanya.

Baca Juga:  Sambut HBI ke 76, Kantor Imigrasi Cilacap Gelar Layanan Paspor Simpatik

Kasus ini terus menuai perhatian publik, mengingat tindakan penembakan yang dilakukan oleh seorang aparat terhadap pelajar menimbulkan pertanyaan besar tentang prosedur dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.(Andi Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!