HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Waspada.! Kasus Demam Berdarah Meningkat, Polsek Bukateja Aktif Lakukan PSN

Laporan: Wahyudin

PURBALINGGA | HARIAN7.COM – Personel Polsek Bukateja aktif dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kasus demam berdarah yang semakin meningkat.

Kegiatan PSN melibatkan personel Polsek Bukateja, TNI, petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Bukateja, perangkat desa, bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Purna Wiyata XV SMK MIPHA Parakan: 370 Siswa Lulus 100 Persen, Dibalut Nuansa Adat Jawa

Iptu Dono Hendarto, Kapolsek Bukateja, mengungkapkan bahwa kegiatan PSN merupakan langkah preventif untuk mengurangi kasus demam berdarah di wilayah tersebut. Dengan adanya peningkatan kasus demam berdarah, tindakan pencegahan seperti PSN menjadi sangat penting.

“Hingga saat ini, terdapat 75 kasus demam berdarah di wilayah Kecamatan Bukateja. Oleh karena itu, kami intensif dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” ujar Iptu Dono Hendarto pada Sabtu (20/4/2024).

Baca Juga:  Pendapatan Pajak Daerah Kabupaten Semarang Naik, Target Rp280 Miliar di Depan Mata

Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan PSN menunjukkan komitmen polisi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, angka kasus demam berdarah di Kecamatan Bukateja dapat ditekan.

“Kami akan terus aktif melaksanakan kegiatan PSN di berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukateja,” tambahnya.

Riyadi, Kepala Desa Wirasaba, menyampaikan bahwa pemberantasan sarang nyamuk dilakukan untuk mencegah penyebaran demam berdarah. Di Desa Wirasaba sendiri, tercatat enam kasus demam berdarah dengan satu kasus yang berujung pada kematian.

Baca Juga:  DPW APSI Jateng Gelar Rakerwil, Siap Lahirkan Profesi Advokat Berkualitas dan Bermartabat

“Pada kegiatan PSN ini, kami memeriksa 615 rumah untuk menemukan dan membersihkan sarang nyamuk. Ada 36 lokasi yang ditemukan memiliki jentik nyamuk, dan kami segera melakukan tindakan pembersihan,” jelas Riyadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!