Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kudus memberikan penghargaan kepada 70 personel kepolisian, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri, serta satu warga sipil atas dedikasi, inovasi, dan prestasi kerja mereka. Penyerahan penghargaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kudus, AKBP Wahyu Sulistyo, dalam apel yang digelar di Halaman Apel Wicaksana Laghawa Polres Kudus, Senin (28/9/2026).

Apel penghargaan tersebut turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Kudus, jajaran Kapolsek, dan seluruh personel kepolisian setempat. Dalam amanatnya, AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan kebanggaannya atas komitmen anggota dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Saya merasa bangga atas prestasi dan kinerja anggota yang selalu memegang teguh komitmen dalam melaksanakan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Kabupaten Kudus,” ujar AKBP Wahyu.

Kapolres menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan langkah strategis institusi untuk membangun budaya kerja yang sehat dan kompetitif. Ia menyebutkan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing.

Menurutnya, prestasi tidak harus selalu diukur dari pencapaian berskala besar, melainkan juga dari konsistensi anggota dalam memberikan pelayanan prima secara terus-menerus kepada masyarakat.

“Jangan melihat penghargaan ini hanya sebagai sebuah seremoni. Jadikan apa yang telah diraih oleh rekan-rekan kita sebagai motivasi dan contoh bahwa setiap kerja keras, dedikasi, dan pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan apresiasi,” tegasnya.

Selain personel internal, Polres Kudus juga memberikan apresiasi khusus kepada Toto Gojali, seorang warga masyarakat yang dinilai aktif menjadi mitra Polri dalam membantu kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kudus. Penghargaan kepada warga sipil ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat luas dalam menjaga ketertiban umum.

Menutup amanatnya, AKBP Wahyu mengingatkan seluruh jajaran agar tidak menjadikan piagam penghargaan sebagai tujuan akhir dalam bekerja. Tugas utama anggota Polri adalah pengabdian yang dilandasi oleh integritas, profesionalisme, dan etika.

“Saya berharap seluruh anggota tidak bekerja semata-mata untuk mendapatkan penghargaan. Jaga nama baik institusi, jaga sikap dan perilaku, serta hindari segala bentuk pelanggaran. Mari kita bekerja dengan hati, profesional, dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian dan ladang amal ibadah,” pungkas Kapolres.