Laporan : Fera Marita 

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM – Proses betonisasi jalan sepanjang 1,25 kilometer dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, akhirnya rampung seutuhnya. Keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan ini tidak lepas dari strategi Satgas TMMD dan warga setempat yang menyiagakan belasan tong air berkapasitas besar setiap hari guna menjaga kelancaran pasokan material cor.

Air memegang peran krusial dalam proyek beton ini karena memicu reaksi kimia hidrasi yang mengikat semen menjadi padat. Selain itu, air berfungsi sebagai pelumas adukan untuk memudahkan pencampuran material, pengecoran, serta pemadatan agregat tanah di bawah lapisan cor agar tetap stabil menahan beban kendaraan.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga,Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., menegaskan bahwa manajemen air menjadi kunci utama agar proyek jalan tidak tertunda.

“Air adalah kebutuhan vital dalam pengecoran jalan beton ini. Setiap hari kami membutuhkan ratusan meter kubik air. Oleh karena itu, belasan tong air kami siagakan penuh di lokasi agar proses hidrasi semen sempurna dan pasokan tidak tersendat,” ujar Letkol Kav Fajar, Senin (10/8/2026).

Sumber air tersebut dikumpulkan secara gotong royong dari berbagai titik, termasuk sumbangan sukarela dari sumur-sumur warga sekitar yang peduli dengan pembangunan desa mereka.

Kini, warga Desa Cukil bisa bernapas lega karena akses jalan yang semula rusak parah telah berubah menjadi jalan rabat beton yang mulus. Fasilitas baru ini dipastikan akan membuat mobilitas harian warga menjadi lebih lancar, meningkatkan keselamatan berkendara, sekaligus mendongkrak roda perekonomian lokal.(*)