Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM –Betonisasi jalan sepanjang 1,25km di wilayah Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang merupakan salah satu sasaran pembangunan fisik program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026. Alhasil pengecorannya dilakukan setiap hari sejak pagi hingga sore hari. Hal ini dilakukan mengingat tenggat waktu yang diberikan kurang dari 30 hari.
Dalam proses pengercaannya personil Satgas TMMD bersama warga tak pelak harus berkutat dengan berbagai material bangunan seperti semen, kerikil, dan pasir. Para pekerja juga harus bersinggungan dengan adukan cor basah yang keluar dari mesin molen cor.
Kondisi tersebut mengakibatkan penggunaan alas kaki yang aman menjadi suatu keharusan. Penggunaan sepatu boot setinggi lutut menjadi pilihan terbaik. Sepatu boot tentunya akan melindungi kaki dari iritasi semen. Adukan beton basah mengandung alkali tinggi yang dapat menyebabkan kulit kaki melepuh, gatal, atau luka bakar kimia jika kontak langsung.
Bahan karet pada sepatu boot bersifat tahan air total sehingga cairan semen tidak tembus ke kulit. Hal ini akan membuat kaki tetap kering sepanjang pengecoran. Sepatu boot juga melindungi kaki dari bebatuan tajam hasil pengecoran. Tinggi sepatu boot juga berfungsi menjaga kestabilan kaki saat berjalan di atas material setengah padat agar tidak mudah terkilir.
Dengan alas kaki yang aman maka pengerjaan betonisasi jalan tidak akan menemui hambatan. Alhasil dalam momentum Hari Kemerdekaan RI yang ke-81, warga Cukil khususnya di wilayah Dusun Gompyong dan Dusun Cukil bisa mendapat akses jalan baru yang mulus sehingga mempercepat mobilitas keseharian mereka.(*)









Tinggalkan Balasan