Laporan: Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM- Pelaksanaan program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026 di Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang berbarengan dwngan jatuhnya musim kemarau. Tak heran para anggota Satgas TMMD yang bekerja pada bagian pengecoran jalan harus berjuang dibawah terik matahari yang menyengat.
Selain udara yang kering, debu-debu yang dihasilkan dari material cor menambah suasana terasa kian panas. Paparan sinar matahari berlebih langsung pada kulit kepala tentunya bisa membawa dampak buruk bagi prajurit TNI. Tanpa pelindung kepala, sengatan sinar matahari bisa mengakibatkan dehidrasi dan bisa memicu sakit kepala atau migrain.
Sengatan sinar matahari juga bisa berdampak pada kulit kepala dan rambut. Bagi pemilik kulit sensitif sinar matahari bisa mengakibatkan kulit kepala terasa nyeri, merah, mengelupas, dan perih akibat radiasi sinar ultraviolet (UV). Rambut juga lama-lama akan kering dan rapuh karena sinar matahari membuat kelembapan alami serta protein rambut hilang.
Untuk menghindari dampak buruk dari sengatan sinar matahari tersebut para personil Satgas TMMD selalu mengenakan pelindung kepala berupa topi lapangan. Topi merupakan alternatif terbaik untuk mencegah suhu panas memicu pelebaran pembuluh darah atau penurunan cairan tubuh yang mengakibatkan pusing dan dehidrasi.(*)









Tinggalkan Balasan