Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Di balik susunan genteng yang mulai menutup rangka atap rumah Paidi, tersimpan cerita tentang kebersamaan dan kepedulian. Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan progres positif.

Memasuki tahap pemasangan atap, personel Satgas TMMD bersama warga mulai mengerjakan rumah milik Paidi, warga RT 21/RW 08 Dukuh Banjari, Desa Cukil, Minggu (27/7/2026).

Proses pemasangan genteng dilakukan dengan semangat gotong royong menggunakan sistem banyu mili. Sejumlah personel berada di bawah mengangkat genteng secara bergantian, sementara anggota lain menerima dan memasangnya di atas rangka atap.

Kerja sama sederhana tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana prajurit TNI dan masyarakat menyatu dalam proses pembangunan. Tidak ada sekat antara warga dan anggota Satgas, semua bekerja bersama demi mewujudkan hunian yang lebih layak.

Pemasangan atap menjadi salah satu tahapan penting dalam rehabilitasi RTLH. Selain menandai semakin dekatnya penyelesaian rumah, keberadaan atap baru nantinya akan memberikan perlindungan bagi penghuni dari panas maupun hujan.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, rumah Paidi diharapkan segera selesai dan dapat ditempati dengan kondisi yang lebih aman, nyaman, serta memenuhi standar hunian layak.

Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program RTLH TMMD juga menghadirkan nilai kebersamaan. Interaksi antara prajurit dan warga selama proses pengerjaan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kerja bersama tersebut, TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Cukil.