Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, wajah baru rumah Paidi, warga Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mulai terlihat. Bangunan teras yang sebelumnya belum ada kini mulai berdiri kokoh sebagai bagian akhir rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026.
Paidi menjadi salah satu warga penerima manfaat program rehabilitasi RTLH dalam kegiatan TMMD. Sebelumnya, rumah sederhana miliknya kerap mengalami persoalan pada bagian atap yang sering bocor ketika hujan turun.
Melalui program TMMD, bagian atap rumah Paidi kemudian dibongkar dan diganti menggunakan rangka baja ringan dengan penutup galvalum pasir. Perubahan tersebut membuat kondisi rumah menjadi lebih kuat dan nyaman ditempati.
Memasuki Jumat (31/7/2026), pengerjaan rumah Paidi telah memasuki tahap pembangunan teras depan. Bagian tambahan tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan terhadap area depan rumah dari panas matahari maupun terpaan air hujan.
Pengerjaan teras dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar. Sejumlah warga turut membantu agar proses pembangunan dapat segera diselesaikan sesuai target.
Bagi Paidi, perubahan rumah tersebut bukan hanya soal bangunan baru, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman setelah bertahun-tahun tinggal dengan kondisi rumah yang terbatas.
Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pembangunan. Melalui TMMD, rehabilitasi RTLH tidak hanya menghasilkan hunian yang lebih layak, tetapi juga memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan kerja bersama dan kepedulian antarwarga, rumah Paidi kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman untuk menyambut masa depan yang lebih baik.









Tinggalkan Balasan