Laporan: Tambah Santoso
PATI | HARIAN7.COM – Respons cepat personel Polsek Tayu, Polresta Pati, membuahkan hasil manis. Dua bocah kakak-beradik yang sempat terpisah dari ibunya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarga berkat aksi sigap polisi yang memanfaatkan siaran langsung (live) di media sosial TikTok.
Kedua anak yang masing-masing berusia 7 tahun dan 5 tahun tersebut awalnya ditemukan oleh warga dalam kondisi kebingungan di kawasan Perumahan Tayu Regency, Desa Tayu Wetan, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.
Warga sempat berusaha menanyakan identitas dan alamat rumah mereka. Namun, karena usia yang masih belia, jawaban kedua bocah tersebut berubah-ubah sehingga warga kesulitan melacak asal mereka. Warga pun berinisiatif memberikan makanan ringan dan minuman untuk menenangkan kedua anak tersebut sebelum melaporkannya ke polisi.
Melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110, personel piket bersama Bhabinkamtibmas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan kedua bocah.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan personel Polsek Dukuhseti karena muncul dugaan awal bahwa kedua anak tersebut berasal dari wilayah tetangga itu. Namun, demi mempercepat pencarian orang tua korban, anggota kepolisian mengambil langkah kreatif dan kekinian, yaitu dengan menyiarkan keberadaan kedua anak tersebut secara langsung (live) melalui akun TikTok.
Langkah ini ternyata sangat efektif. Siaran langsung tersebut mendadak viral dan disaksikan oleh sekitar 1.500 pengguna secara real-time.
“Melalui live TikTok tersebut, informasi mengenai keberadaan kedua anak cepat menyebar luas. Sejumlah warganet yang menonton ternyata mengenali wajah kedua bocah dan langsung bergerak cepat membantu menghubungi pihak keluarga,” ujar AKP Aris Pristianto.
Berkat kekuatan informasi digital tersebut, sang ibu yang diketahui bernama Likah, langsung mendapatkan kabar keberadaan buah hatinya. Didampingi kerabat, ia segera bergegas menuju Polsek Dukuhseti yang menjadi titik temu penjemputan. Isak tangis haru pun pecah saat sang ibu kembali mendekap kedua anaknya dalam keadaan sehat dan selamat.
“Syukur alhamdulillah, anak saya ditemukan warga dan langsung diamankan oleh Pak Polisi,” ucap Likah dengan mata berkaca-kaca penuh haru.
Likah menceritakan, sore itu kedua anaknya baru saja selesai mengikuti kegiatan karnaval di Desa Tayu Kulon. Setelah itu, mereka diajak bermain ke Alun-alun Tayu. Petaka dimulai ketika Likah berniat membeli bensin di SPBU terdekat dan meninggalkan kedua anaknya sejenak di alun-alun.
Sebelum pergi, Likah mengaku sudah berpesan agar anak-anaknya tetap diam di tempat dan tidak pergi ke mana-mana. Namun, betapa terkejutnya ia saat kembali dari SPBU, kedua buah hatinya sudah hilang dari pandangan. Likah sempat panik dan menyisir kawasan Alun-alun Tayu hingga sepanjang jalan menuju rumah nenek mereka di Desa Tayu Kulon, namun hasilnya nihil, sebelum akhirnya mendapat kabar dari netizen.
Atas kejadian ini, Kapolsek Tayu mengapresiasi kepedulian warga Tayu Regency yang tanggap menyelamatkan anak tersebut, serta netizen yang ikut membagikan informasi.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan temuan ini kepada kepolisian. Sinergi yang kuat antara warga, anggota kepolisian di lapangan, serta bantuan informasi cepat melalui media sosial terbukti membuat kedua bocah dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam keadaan selamat,” pungkas AKP Aris.
Polsek Tayu juga mengeluarkan imbauan tegas kepada para orang tua agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan melekat terhadap anak-anak mereka, terutama saat berada di tempat keramaian publik guna mencegah peristiwa serupa terulang. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan darurat gratis melalui Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian cepat.









Tinggalkan Balasan