SEMARANG | HARIAN7.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Surakarta. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua pria berinisial JM (48) dan HM (38) di area parkir basement salah satu Hotel di Kota Solo.

Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Yos Guntur mengatakan bahwa Tersangka JM merupakan warga Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, yang berstatus sebagai pengedar dan diketahui merupakan residivis kasus narkotika tahun 2019. Sedangkan HM, warga Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, berstatus sebagai pengguna.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Kerten, Kota Surakarta. tim Ditresnarkoba Polda Jateng melakukan penyelidikan dan observasi hingga berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku ” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Saat akan diamankan kedua tersangka berusaha melarikan diri di area basement hotel. Petugas yang dibantu pihak keamanan hotel akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka beserta kendaraan yang digunakan.

“Dalam proses penggeledahan petugas menemukan lima paket sabu yang sebelumnya dibuang oleh tersangka JM di sekitar kendaraan, serta satu paket sabu lain yang ditemukan di gudang basement parkir hotel,” jelasnya.

Kombes Yos Guntur menuturkan, Selain itu dari dalam tas selempang milik tersangka JM yang berada di dalam mobil, petugas menemukan barang bukti berupa seperempat butir ekstasi, lima butir psikotropika jenis Alprazolam, satu unit timbangan digital, pipet kaca, plastik klip, korek api, serta dua unit handphone.

“Secara keseluruhan, petugas mengamankan enam paket sabu dengan berat bruto total 5,16 gram dan seperempat butir ekstasi dengan berat bruto 0,15 gram serta 5 butir Alprazolam,” tuturnya.