SALATIGA | HARIAN7.COM – Tantangan lunturnya nilai kebangsaan di kalangan generasi muda menjadi perhatian dalam Seminar dan Musyawarah Kerja Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Pancasila Indonesia (AGPPI) Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Nurantara OKE GO Resto, Kota Salatiga, Sabtu (16/5/2026).
Dalam forum yang diikuti guru Pendidikan Pancasila dari berbagai daerah di Jawa Tengah itu, Dr. H. Muh Haris, M.Si. menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Menurut Muh Haris, guru Pendidikan Pancasila memiliki posisi strategis dalam menjaga karakter kebangsaan generasi muda agar tidak tergerus pengaruh negatif zaman.
“Guru Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus diajarkan dan ditanamkan kepada generasi muda agar mereka memiliki karakter kebangsaan yang kuat di tengah tantangan zaman,” ujar Muh Haris saat menjadi pembicara utama seminar dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tersebut.
Ia menilai pendidikan karakter tidak hanya sebatas materi pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi benteng moral untuk menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebhinekaan di Indonesia.
Seminar yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah AGPPI Jawa Tengah itu juga menjadi momentum konsolidasi para guru Pendidikan Pancasila untuk memperkuat profesionalisme dan kualitas pendidikan karakter di sekolah.
Ketua AGPPI Jawa Tengah, Muhammad Rohib Hirzi, mengatakan pesan yang disampaikan Muh Haris menjadi pengingat penting bagi para pendidik di tengah tantangan sosial dan budaya yang dihadapi pelajar saat ini.
“Kami mengapresiasi pesan dan motivasi dari Dr. Muh Haris. Ini menjadi penguatan moral bagi guru Pendidikan Pancasila untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” kata Rohib.
Kegiatan berlangsung penuh antusias dan semangat kebersamaan. Para peserta sepakat memperkuat peran guru Pendidikan Pancasila sebagai garda terdepan dalam membangun karakter generasi bangsa.









Tinggalkan Balasan