HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Tryout TKA JSIT Jateng Diikuti 2.026 Siswa, Jadi Pemetaan Kesiapan Hadapi Ujian Nasional Versi Baru

Laporan: Muhamad Nuraeni

SURAKARTA | HARIAN7.COM – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah mencatat partisipasi tinggi dalam pelaksanaan tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sebanyak 2.026 siswa jenjang SD dan SMP dari berbagai Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Tengah mengikuti kegiatan tersebut.

Program ini menjadi bagian dari upaya JSIT Indonesia dalam mempersiapkan siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP menghadapi TKA yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada April 2026.

Baca Juga:  Menyibak Hukum di Jantung Yudikatif:  Mahasiswa UIN Salatiga Menyambangi Mahkamah Agung, Belajar Langsung dari Sumbernya

Ketua Bidang 3 Pembinaan Prestasi Guru dan Siswa JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa kegiatan tryout ini terselenggara melalui kerja sama dengan PT Intan Pariwara. Pelaksanaan untuk jenjang SMP dilakukan pada Rabu (1/4), sementara jenjang SD dijadwalkan pada Kamis (2/4/2026).

Seluruh peserta mengikuti ujian secara daring dari sekolah masing-masing menggunakan perangkat komputer. Sistem yang digunakan berbasis token dengan materi soal yang menitikberatkan pada kemampuan literasi dan numerasi.

Baca Juga:  Janji Kursi RSUD Berujung Bui, Pria 54 Tahun di Kudus Diduga Tipu Korban Rp 25 Juta

“Peserta mengerjakan soal berbasis literasi dan numerasi melalui sistem berbasis token yang telah disiapkan panitia,” jelas Slamet.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Hananto Widhiaksono, mengapresiasi antusiasme seluruh SIT yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia menilai tryout menjadi sarana penting bagi siswa untuk memahami pola dan mekanisme TKA.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme SIT se-Jawa Tengah. Melalui tryout ini, siswa diharapkan memperoleh gambaran nyata pelaksanaan TKA. Semakin sering berlatih, insyaAllah siswa akan semakin siap menghadapi TKA yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Saat Ini Bukan Lagi Zamanya ASN Dilayani, Tapi Harus Bisa Beradaptasi Segala Perubahan - Itu Kata Plh Bupati Demak

Melalui kegiatan ini, JSIT berharap sekolah dapat melakukan evaluasi sekaligus pemetaan kemampuan siswa secara lebih terukur. Hasilnya diharapkan menjadi dasar bagi pendampingan yang lebih optimal guna meningkatkan prestasi akademik siswa di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!