HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Terima 37 Ribu Usulan, Pemprov Jateng Prioritaskan Infrastruktur Desa

Laporan: Shodiq

SEMARANG,HARIAN7.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 dengan menyaring 37.054 usulan masyarakat senilai Rp37,8 triliun. Tingginya angka usulan ini menunjukkan ekspektasi publik yang besar terhadap belanja pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, mengungkapkan bahwa gelombang aspirasi tersebut didominasi oleh kebutuhan dasar, terutama sektor infrastruktur desa.

“Usulan terbanyak berasal dari bantuan keuangan pemerintah desa untuk infrastruktur, mencapai lebih dari 23 ribu usulan dengan nilai Rp13,1 triliun,” ujar Sumarno dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga:  Sukses Kelola Sampah Berbasis Desa, Jawa Tengah Sabet Penghargaan Nasional

Selain infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan pembiayaan untuk sarana-prasarana kabupaten/kota sebesar Rp12,5 triliun, serta bantuan hibah dan sektor pendidikan.

Sumarno menegaskan bahwa dokumen RKPD 2027 masih bersifat dinamis. Pemerintah masih membuka ruang koreksi dan penyempurnaan melalui partisipasi publik agar program yang disusun tepat sasaran.

Baca Juga:  Polsek Bagor Tindak Lanjut Aduan Warga, Bongkar Arena Perjudian Sabung Ayam di Sugihwaras

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan bahwa fokus utama pembangunan 2027 akan diarahkan pada penguatan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah. Ia memandang pariwisata bukan sekadar destinasi, melainkan ekosistem industri yang luas.

“Pariwisata itu industri. Ke depan, kawasan industri juga bisa menjadi bagian dari pengembangan pariwisata untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” jelas Taj Yasin.

Baca Juga:  Vaksin Covid-19 Gelombang II Tiba, Distribusinya Diawali Dari Kota Semarang dan Surakarta

Pemprov Jateng menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,3 hingga 7 persen pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, Taj Yasin meminta adanya sinergi kuat antara pemerintah provinsi dengan 35 kabupaten/kota.

“Target ini bisa terwujud jika kita berkolaborasi. Kami berharap seluruh usulan yang masuk diselaraskan dengan program prioritas, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi syariah,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!