Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif, Warga Binaan Rutan Jepara Panen Harapan Baru
Laporan: Tambah Santoso
JEPARA | HARIAN7.COM – Keterbatasan ruang tak menjadi penghalang bagi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara untuk terus berinovasi. Memasuki akhir April 2026, jajaran staf pembinaan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kian mengintensifkan pemanfaatan lahan branggang menjadi area pertanian produktif, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan hari itu difokuskan pada pemeliharaan tanaman sekaligus penguatan komoditas. Para WBP melakukan penyemprotan pestisida pada tanaman kacang sebagai langkah preventif dan kuratif untuk mengantisipasi serangan hama seperti kutu daun dan tungau yang rawan muncul di masa pertumbuhan.
Tak hanya itu, proses penyulaman juga dilakukan pada tanaman pare. Bibit yang tidak tumbuh optimal segera diganti dengan bibit baru agar populasi tanaman tetap terjaga dan hasil panen dapat maksimal.
Upaya pengembangan juga terus dilakukan. Rutan Jepara mulai menyiapkan lahan baru dengan menanam bibit cabai unggulan sebagai komoditas tambahan. Cabai dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi serta dinilai sesuai dengan kondisi lahan di lingkungan rutan.
“Kami ingin menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri. Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu, tetapi menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat,” ujar salah satu petugas pengawas kegiatan.
Meski aktivitas pertanian berlangsung intensif, aspek keamanan tetap menjadi prioritas. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah pengawasan ketat petugas, sehingga berjalan tertib dan kondusif.
Transformasi lahan branggang menjadi kebun produktif ini menjadi salah satu wujud nyata program pembinaan kemandirian di Rutan Kelas IIB Jepara. Dari area yang semula hanya berfungsi sebagai pembatas keamanan, kini berkembang menjadi sumber pangan sekaligus ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk menata masa depan.(*)













Tinggalkan Balasan