Rutan Salatiga Panen 70 Telur per Hari, Pembinaan Warga Binaan Berbuah Kemandirian
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga menunjukkan upaya konkret dalam membina kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui program peternakan ayam petelur. Dari kegiatan ini, rutan tersebut mampu menghasilkan sekitar 70 butir telur setiap hari.
Program peternakan ini tidak sekadar berorientasi pada produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan ternak, mulai dari perawatan hingga panen.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Salatiga, Rondi, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi warga binaan.
“Program ini bukan sekadar menghasilkan telur, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan warga binaan agar lebih mandiri dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Rondi.
Meski memiliki keterbatasan lahan, pengelolaan peternakan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sederhana melalui kandang modern. Sistem ini dinilai mampu menjaga efisiensi, kebersihan, serta keberlanjutan produksi di lingkungan rutan.
Hasil panen telur tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung upaya swasembada pangan di tingkat lokal.
Program ini menjadi salah satu contoh bahwa pembinaan di lingkungan rutan dapat memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar. Ke depan, Rutan Salatiga berkomitmen mengembangkan berbagai program serupa guna mencetak warga binaan yang produktif dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.













Tinggalkan Balasan