HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Terkubur Material Merapi, Candi Losari Dipugar Total hingga 14 Lapis Batu

MAGELANG | HARIAN7.COM – Upaya menghidupkan kembali jejak sejarah yang sempat terkubur material erupsi Gunung Merapi terus dilakukan. Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X kini tengah melakukan pemugaran total Candi Losari di Dusun Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Pemugaran candi Hindu tersebut tidak hanya bertujuan melestarikan situs, tetapi juga memperkuat struktur bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tertimbun material vulkanik.

Penanggung jawab rekonstruksi Candi Losari, Junawan, menjelaskan pemugaran dilakukan secara menyeluruh hingga 14 lapis batu penyusun candi. Namun, hingga Senin (30/3/2026), tim baru mencapai pembongkaran lapisan ke-9.

Baca Juga:  Keasyikan Main HP, Pendaki Cantik Asal Kudus Tewas Jatuh ke Jurang Gunung Muria

“Untuk tahun ini sasarannya sampai ke lapis 14, mencakup bagian kaki dan dua lapis tubuh bagian bawah. Jadi belum keseluruhan selesai tahun ini,” ujar Junawan.

Ia menambahkan, pemugaran juga menyasar penanganan aliran air di bagian kaki candi. Selama ini, rembesan air dari tanah menyebabkan struktur menjadi labil.

Untuk mengatasinya, tim akan melakukan perlakuan khusus pada pondasi agar air tidak naik ke bagian atas melalui proses kapilarisasi.

Candi Losari sendiri pertama kali ditemukan pada 2004 dalam kondisi terkubur sedalam enam meter akibat erupsi Merapi. Setelah proses ekskavasi, ditemukan satu candi induk dan tiga candi perwara dalam kondisi runtuh.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pada Ibu dan Anak, Nakes di Kota Salatiga Dituntut Harus Terus Kembangkan Kompetensi

Pemugaran dilakukan setelah melalui studi kelayakan dan teknis yang menunjukkan sebagian struktur candi mengalami penurunan akibat tanah penopang yang tidak stabil, dipicu aliran air.

Saat ini, area candi telah dilindungi atap, namun rembesan air masih menjadi tantangan utama dalam proses konservasi.

Juru pugar, Restu Hidayat, menyebut kerusakan struktur candi kemungkinan merupakan kombinasi dari faktor alam, seperti gempa bumi, erupsi Merapi, hingga terjangan lahar dingin.

Baca Juga:  Geruduk Rumah Pimpinan Koperasi BLN! Nasabah Teriak: Modal Belum Balik, Untung Nggak Dapat

“Sepertinya kurang stabil dan kurang kuat, jadi memang harus dibongkar total sampai ke bawah,” katanya.

Ke depan, selain pemugaran, juga direncanakan pengembangan kawasan melalui penggalian lanjutan, khususnya di sisi selatan dan barat yang diduga masih menyimpan struktur candi.

Melalui pemugaran ini, Candi Losari diharapkan tidak hanya kembali kokoh, tetapi juga menjadi situs bersejarah yang lebih representatif sebagai sarana edukasi dan destinasi wisata budaya di Kabupaten Magelang.(RA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!