HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

TMMD ke-127 Berakhir, Jalan Beton 748 Meter di Desa Pucung Resmi Diserahkan ke Warga

Laporan : Shodiq

BANCAK,HARIAN7.COM– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Desa Pucung, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, resmi ditutup, Rabu (11/3/2026). Selain menuntaskan betonisasi jalan sepanjang 748 meter, program lintas sektoral ini juga berhasil merehabilitasi sarana ibadah dan memberikan layanan administrasi bagi masyarakat setempat.

Upacara penutupan yang dipusatkan di lapangan Desa Pucung dipimpin langsung oleh Dandim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho. Acara ini turut dihadiri Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, serta jajaran perwakilan DPRD.

Baca Juga:  Rampung 100 Persen, Dandim 0714/Salatiga Harapkan Gudang KDMP Plumutan Jadi Motor Ekonomi Desa

Dalam laporannya, Pasiter Kodim 0714, Kapten Czi Sujadi, menyampaikan bahwa sasaran fisik utama berupa betonisasi jalan dengan lebar 3 meter telah rampung 100 persen. Proyek ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel Kodim 0714, Polres Semarang, Pemkab Semarang, dan warga desa.

“Selain sasaran fisik utama, kami juga menyelesaikan sasaran tambahan berupa rehabilitasi satu unit musala,” lapor Kapten Czi Sujadi.

Baca Juga:  Kodam I/BB Ungkap Pengiriman 448 Butir Ekstasi: Perang terhadap Narkoba di Sumut Kian Gencar

Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari sejak 10 Februari 2026 ini menyerap total anggaran lebih dari Rp535 juta. Tak hanya pembangunan fisik, TMMD kali ini juga menyasar pemberdayaan non-fisik, seperti pelayanan Keluarga Berencana (KB), pembuatan dokumen kependudukan (KTP dan KK), hingga penyuluhan bela negara dan edukasi bahaya narkoba.

Penutupan ditandai secara simbolis dengan penyerahan kembali alat kerja, pemukulan kentongan, serta penandatanganan berita acara penyerahan hasil pekerjaan oleh Dandim dan Bupati Semarang.

Baca Juga:  Realisasi 200 Jembatan Garuda, Dandim 0714/Salatiga Resmikan Jembatan Gantung Perintis di Desa Siwal

Dalam amanatnya, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi antar-instansi untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal. Ia pun menitipkan pesan agar masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Kami berharap warga dapat merawat dan menjaga hasil pekerjaan TMMD ini dengan baik, sehingga memiliki masa pakai yang panjang dan manfaatnya dirasakan terus-menerus,” pungkas Dandim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!