HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Tika Post Modeling Bersinar di Malaysia, Model Binaannya Sabet Gelar Best Female Teen Model 2026

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia modeling Tanah Air. Asitya Ndaru Mustikarini atau yang akrab disapa Tika, founder Asitya Post Modeling Salatiga, sukses menunjukkan pesonanya di ajang International Gema Raya Putrajaya Fashion Week 2026 yang digelar di Putrajaya International Convention Centre, Malaysia, pada 14 Maret 2026.

Tak hanya tampil sebagai model profesional di panggung internasional, Tika juga membawa kabar gembira. Salah satu model binaannya, Agnes Sarisha Saraswati yang akrab dipanggil Agnes, berhasil meraih penghargaan Best Female Teen Model 2026.

Baca Juga:  Pesta Miras di Pinggir Jalan,Empat Remaja Sempoyongan Dibekuk Tim Sparta

Di atas runway, Tika tampil anggun saat memeragakan koleksi busana rancangan desainer Vilmono Anastasia asal Malaysia dan Alfiah dari Indonesia. Penampilannya terlihat percaya diri dan memancarkan aura profesional yang membuatnya mencuri perhatian para penonton.

Sementara itu, Agnes juga tak kalah memukau. Model muda tersebut membawakan koleksi dari SP Dr Mei-Mei asal Thailand serta Vilmono Anastasia dari Malaysia. Penampilan Agnes yang elegan dan penuh percaya diri membuatnya berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang tersebut.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Agnes. Ini menunjukkan bahwa model muda Indonesia mampu bersaing dan tampil menonjol di panggung internasional,” ujar Tika.

Baca Juga:  Hidupkan Kembali Dekranasda, Pemkot Salatiga Tancap Gas Kurasi UMKM

Menurut Tika, prestasi ini tidak diraih secara instan. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, latihan intensif, serta dedikasi yang terus dibangun melalui Post Modeling dalam membina talenta muda di dunia fesyen.

Ajang Gema Raya Putrajaya Fashion Week 2026 sendiri menghadirkan 12 desainer ternama dari berbagai negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, hingga Sri Lanka. Koleksi yang ditampilkan didominasi busana Idulfitri dan pakaian tradisional khas masing-masing negara.

Baca Juga:  Polwan Polres Salatiga Tabur Bunga di TMP Dharma

Tak heran, perhelatan ini menjadi panggung penting bagi para desainer dan model untuk memperkenalkan karya mereka sekaligus memperkuat jaringan industri fesyen di kawasan Asia Tenggara.

Menariknya, di penghujung acara seluruh model dan desainer menerima sertifikat apresiasi dari pemerintah Malaysia sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menyukseskan acara internasional tersebut.

Dengan penampilan elegan Tika dan prestasi yang diraih Agnes, eksistensi Post Modeling Salatiga semakin diperhitungkan. Tak menutup kemungkinan, semakin banyak talenta muda Indonesia yang akan mengikuti jejak mereka untuk bersinar di panggung fesyen dunia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!