HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Menaker Minta Layanan Kemnaker Bebas Gangguan, Akses Publik Harus Cepat dan Mudah

Editor: Muhamad Nuraeni

JAKARTA | HARIAN7.COM – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar semakin mudah diakses oleh masyarakat, khususnya pekerja dan pencari kerja.

Hal ini disampaikan Yassierli dalam acara Halal Bihalal Kemnaker 2026 di Gedung Kemnaker, Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia menegaskan, layanan strategis seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, hingga pasar kerja harus dapat diakses secara cepat, mudah, dan responsif.

Baca Juga:  MBG Bermasalah, Komisi D DPRD Depok Siap Sidak ke Dapur

“Saya menginginkan layanan tidak boleh bermasalah. Kondisi memang tidak mudah, dan saya tidak menginginkan masih ada layanan dan aplikasi yang bermasalah, yang down, serta kontak informasi yang tidak bisa dijangkau,” ujar Yassierli.

Menurut dia, gangguan layanan publik bukan sekadar persoalan teknis, melainkan dapat berdampak langsung terhadap akses masyarakat terhadap perlindungan dan program ketenagakerjaan. Terlebih, di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung, negara dituntut hadir melalui layanan yang andal dan mudah dijangkau.

Baca Juga:  Prosesi Siram Kedaton Tandai Dimulainya Jamasan Pusaka Leluhur Kabupaten Semarang

Karena itu, ia meminta seluruh unit kerja di Kemnaker memperkuat koordinasi dan memperbaiki sistem kerja internal. Yassierli menilai, satu layanan publik umumnya melibatkan banyak unit kerja, sehingga pembenahan tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Kita perkuat kementerian ini sebagai nice place to grow. Pascalebaran, kita perkuat kerja sama. Satu layanan didukung oleh banyak unit kerja, sehingga saya berharap hal-hal ini menjadi modal kita,” katanya.

Baca Juga:  Saudi Ingatkan Jemaah Umrah: Tawaf Tak Perlu Berebut Hajar Aswad

Selain itu, Yassierli juga mendorong penerapan pola kerja yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan hemat energi. Menurut dia, pembenahan internal harus berjalan seiring dengan dinamika global, mulai dari tekanan ekonomi hingga krisis energi di berbagai negara.

Ia menegaskan, berbagai tantangan tersebut tidak boleh menurunkan kualitas layanan publik. Sebaliknya, Kemnaker harus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan secara cepat, pasti, dan tanpa hambatan.(Red/Bang Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!