Cegah Praktik “Jual Beli Jabatan”, Pemkab Semarang Gandeng KPK Awasi Seleksi Perangkat Desa 2026
Laporan: Shodiq
KAB.SEMARANG, HARIAN7.COM – Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan komitmen menghadirkan seleksi perangkat desa yang bersih dan transparan pada tahun 2026. Untuk menutup celah penyimpangan, Pemkab bahkan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses pengawasan.
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha menegaskan, seleksi akan dilaksanakan secara normatif sesuai aturan yang berlaku, tanpa praktik jual beli jabatan.
“Tidak ada jual beli jabatan. Kita ingin mengangkat perangkat yang pintar dan berkompeten,” tegas Ngesti saat memimpin apel kesiapan pelayanan masyarakat pasca-Idulfitri di halaman Kantor Camat Suruh, Selasa (31/3/2026) pagi.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Semarang akan melibatkan KPK untuk memberikan pendampingan selama tahapan seleksi. Bahkan, seluruh pendaftar direncanakan akan dikumpulkan guna mendapatkan pengarahan langsung dari lembaga antirasuah tersebut.
Menurut Ngesti, kebijakan ini diambil untuk menekan potensi penyelewengan sekaligus memastikan proses berjalan sesuai regulasi.
“Peraturan Bupati tentang seleksi perangkat desa juga akan direvisi, sehingga tidak akan ada permainan sekecil apa pun,” ujarnya.
Peraturan Bupati (Perbup) yang baru nantinya akan disosialisasikan kepada para kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan seleksi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang Budi Raharjo membenarkan rencana pelaksanaan seleksi perangkat desa tahun ini. Tercatat, terdapat 269 formasi jabatan di 132 desa yang akan diisi, meliputi posisi sekretaris desa (sekdes), kepala seksi (kasi), kepala urusan (kaur), hingga kepala dusun (kadus).
“Rencana seleksi di tahun ini masih menunggu revisi Perbup yang saat ini dalam tahap pembahasan,” jelasnya.
Apel kesiapan tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur birokrasi dan masyarakat se-Kecamatan Suruh. Kegiatan diakhiri dengan bersalam-salaman bersama Bupati Ngesti Nugraha dan Wakil Bupati Hj Nur Arifah, didampingi Camat Suruh Vega Lazuardi serta jajaran Forkompimcam.(*)













Tinggalkan Balasan