Puslitbang Polri Audit Kinerja Tipidkor dan Program MBG di Polres Semarang
Laporan : Shodiq
UNGARAN|HARIAN7.COM – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar penelitian intensif di Polres Semarang untuk memperkuat penegakan hukum tindak pidana korupsi (Tipidkor) dan mengoptimalkan program pelayanan masyarakat, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi berbasis data bagi jajaran Polres Semarang, Polres Salatiga, dan Polres Boyolali dalam meningkatkan akuntabilitas institusi.
Tim Puslitbang Polri membedah dua fokus utama dalam kunjungan kerjanya di Rupatama Polres Semarang, yakni efektivitas penanganan kasus korupsi dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Polri.
Ketua Tim Peneliti Puslitbang Polri, Kombes Pol. Andreas Widihandoko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penelitian ini menggunakan pendekatan ilmiah untuk memotret capaian kinerja sekaligus kendala di lapangan.
“Kami mengumpulkan data Crime Total (CT) dan Crime Clearance (CC) kasus korupsi periode 2023-2025. Hasilnya akan menjadi rekomendasi kebijakan strategis bagi penegakan hukum dan tata kelola program di wilayah Polda Jawa Tengah,” ujar Kombes Pol. Andreas.
Selain melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran penyidik dari tiga Polres, tim juga melakukan verifikasi lapangan terhadap Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat. Observasi ini bertujuan memastikan kesesuaian data administratif dengan implementasi program MBG bagi sekolah-sekolah penerima manfaat.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyambut positif evaluasi ini sebagai momentum perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, validasi data sangat krusial untuk memastikan setiap program pelayanan masyarakat berjalan tepat sasaran.
“Evaluasi ini penting agar penanganan perkara Tipidkor semakin berkualitas dan program seperti MBG dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat dengan tata kelola yang akuntabel,” tegas AKBP Ratna.
Melalui penelitian gabungan ini, diharapkan sinergi antara Polres Semarang, Salatiga, dan Boyolali semakin kuat, terutama dalam upaya penyelamatan keuangan negara serta peningkatan mutu pelayanan publik melalui fasilitas SPPG yang tersedia.












Tinggalkan Balasan