HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ops Ketupat Candi 2026 Usai, Angka Kecelakaan di Kab. Semarang Turun 4%, Arus Mudik Tembus 600 Ribu Kendaraan

Laporan : Shodiq

UNGARAN,HARIAN7.COM – Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, secara resmi menyatakan berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2026 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di lapangan Tri Brata Polres Semarang, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, AKBP Ratna menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi dan kinerja responsif dalam melayani masyarakat selama masa mudik, silaturahmi, hingga arus balik di wilayah Kabupaten Semarang.

“Atas nama pimpinan dan kesatuan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Semarang. Pelayanan yang responsif, cepat, dan humanis inilah yang diharapkan masyarakat dari kehadiran Polri,” ujar AKBP Ratna.

Baca Juga:  Bongkar Aturan Baru Jabatan ASN, Disdikbud Ngawi Kumpulkan Puluhan Kepala Sekolah

Kapolres juga memberikan penghormatan khusus kepada keluarga personel yang telah merelakan waktu kebersamaan mereka demi tugas negara. Menurutnya, dedikasi personel yang tetap bertugas saat perayaan Idul Fitri merupakan bentuk pengabdian nyata bagi keamanan masyarakat.

Data Arus Lalu Lintas dan Penurunan Angka Kecelakaan

Didampingi Wakapolres dan jajaran Pejabat Utama (PJU), AKBP Ratna memaparkan data statistik selama operasi berlangsung. Tercatat sebanyak 605.851 kendaraan memasuki wilayah Kabupaten Semarang melalui jalur Tol Semarang-Solo pada arus mudik. Sementara itu, pada arus balik, tercatat sebanyak 451.764 kendaraan melintas menuju arah Kota Semarang maupun Jakarta.

Baca Juga:  Tragedi di Ikon Wisata Bawen: Tenaga Magang Tewas Terjatuh dari Perosotan Dusun Semilir

Selain volume kendaraan, Polres Semarang juga mencatat tren positif pada aspek keselamatan jalan raya. “Berdasarkan data yang kami himpun, angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2026 ini mengalami penurunan sebesar 4 persen dibandingkan tahun 2025,” jelasnya.

Menutup keterangannya, AKBP Ratna menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Polres Semarang berkomitmen untuk tetap profesional dan menjadi “Polisi Baik” bagi seluruh warga demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Semarang.(*)

Baca Juga:  Proyek Koperasi Desa Merah Putih Sragen Terganjal Tata Ruang, 102 Desa Terancam Masalah Hukum

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!