Kunjungan Wisata Kedungombo Tembus 1.100 Orang, Polisi Perketat Pengamanan
Laporan: Sandi Endra Mulyawan
BOYOLALI | HARIAN7.COM – Lonjakan kunjungan wisata terjadi di kawasan Waduk Kedungombo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Total sekitar 1.100 pengunjung tercatat memadati dua titik wisata, yakni wana wisata Waduk Kedungombo dan Desa Wisata Bulu Serang.
Pengamanan pun diperketat oleh jajaran Polsek Kemusu guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan di tengah meningkatnya aktivitas libur Lebaran.
Berdasarkan data di lapangan, jumlah pengunjung di wana wisata Waduk Kedungombo mencapai sekitar 600 orang. Sementara itu, Desa Wisata Bulu Serang di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, dikunjungi sekitar 500 orang.
Kegiatan pengamanan dan patroli dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB, dipimpin oleh Kanit IK Polsek Kemusu Aiptu Nuhhamad bersama personel lainnya.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada para pengunjung. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan di pintu masuk kawasan wisata untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Petugas juga mengingatkan pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area perairan. Imbauan disampaikan melalui pengeras suara agar orang tua mengawasi anak-anak saat bermain di air.
Tidak hanya itu, wisatawan diminta menjaga barang bawaan serta menggunakan jaket pelampung saat menaiki perahu. Pengelola perahu juga diingatkan untuk tidak melebihi kapasitas penumpang demi keselamatan.
Kapolsek Kemusu, Subiyanto, mengatakan kehadiran personel di lokasi wisata merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Pengamanan ini untuk memastikan masyarakat dapat berwisata dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelola parkir juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan guna mencegah potensi tindak kejahatan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan wisata Waduk Kedungombo terpantau aman dan kondusif. Kepolisian akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di tengah meningkatnya kunjungan wisata selama libur Lebaran.(*)
























Tinggalkan Balasan