Korsleting Listrik Bakar Kandang Ayam di Ngawi, 11.900 Ekor Bibit Ayam Hangus
Laporan : Budi S|Editor: Shodiq
NGAWI| HARIAN7. COM – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam potong milik Supriyanto di Dusun Wonosari, Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi pada Rabu (4/3/2026) malam. Sebanyak 11.900 ekor ayam yang baru berusia dua hari mati terpanggang, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp90 juta.
Peristiwa kebakaran yang melanda peternakan ayam potong di Dusun Wonosari RT 02/02 ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menghabiskan hampir seluruh isi kandang dalam waktu singkat.
Kapolsek Sine, AKP Heri Riyanto, mewakili Kapolres Ngawi, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Benar telah terjadi kebakaran kandang ayam. Saat ini kasus sudah ditangani kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap AKP Heri saat dikonfirmasi, Kamis (5/3).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Zuhri (27) dan Wahyu (31), kronologi bermula saat listrik di area kandang mendadak padam akibat saklar meteran yang terus anjlok (jeglek). Upaya pekerja untuk menyalakan kembali listrik berujung nihil, hingga tak lama kemudian kobaran api terlihat muncul dari bagian tengah kandang kedua.
Api dengan cepat merambat ke kandang ketiga. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi tiba di lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Akibat kejadian ini, sebanyak 4.600 ekor ayam di kandang pertama dan 7.300 ekor di kandang kedua mati seluruhnya. Total 11.900 ekor bibit ayam serta bangunan kandang hangus terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik pada instalasi kandang.
Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan kabel dan kayu sisa pembakaran untuk kepentingan investigasi.
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Desa Wonosari, Suyanti, mengimbau warganya untuk lebih waspada terhadap keamanan instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha.
“Kami ingatkan masyarakat untuk memastikan instalasi listrik sesuai standar dan menggunakan kabel berkualitas. Lakukan pengecekan rutin guna mencegah korsleting yang berisiko memicu kebakaran fatal,” tegas Suyanti.












Tinggalkan Balasan