Karutan Temanggung Ajak Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga
Laporan: Ratmaningsih
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Temanggung menggelar kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan dan keluarga mereka di aula rutan, Senin (16/3/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi momen kebersamaan bagi para warga binaan selama bulan Ramadhan.
Sekitar seratus orang dari keluarga warga binaan turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama seluruh staf rutan. Dalam kegiatan ini, pihak rutan memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merasakan suasana berbuka puasa bersama keluarga meskipun sedang menjalani masa pembinaan.
“Kami ingin memberikan kesempatan supaya warga binaan merasakan kebersamaan dengan keluarga, meskipun mereka dalam keadaan tidak ada kemerdekaan saat ini, kami tidak ingin menghilangkan momen Ramadhan,” ujar Kepala Rutan Temanggung, Hendra Prasetya Nugraha.
Hendra menambahkan, selama bulan Ramadhan terjadi peningkatan aktivitas ibadah di kalangan warga binaan. Selain menjalankan ibadah puasa, mereka juga mengikuti salat tarawih berjamaah, tadarus, hingga khataman Al-Qur’an.
Ia menjelaskan, jadwal kunjungan keluarga selama Ramadhan tetap berjalan seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku. Namun pada sore hari, keluarga diperbolehkan mengantar makanan untuk berbuka dengan melalui pemeriksaan atau penggeledahan yang ketat.
Sementara itu, saat Hari Raya Idulfitri, pihak rutan juga memberikan kesempatan kunjungan bagi keluarga pada hari kedua Lebaran selama tiga hari berturut-turut. Jumlah pengunjung dibatasi maksimal lima orang dalam satu kali kunjungan.
Untuk warga binaan kasus kriminal umum, jumlah pengunjung dibatasi. Sedangkan bagi warga binaan kasus narkoba, kunjungan hanya diperbolehkan bagi anggota keluarga yang tercantum dalam kartu keluarga (KK).
“Hal ini kita lakukan untuk menjaga kondusifitas di rutan sehingga kita perlu menerapkan peraturan yang ketat dan kenyamanan pengunjung. Mereka kami bina disini setiap hari dengan hal yang bermanfaat harapannya ketika pulang nanti sudah memiliki bekal keterampilan dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ujarnya.
Salah satu warga binaan yang mendapat kesempatan berbuka puasa bersama keluarga mengaku bersyukur atas kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terimakasih sudah diberikan kesempatan untuk berbuka puasa bersama dengan anak istri saya. Ini merupakan momen yang sangat berharga bagi saya dan suatu kebahagiaan bagi saya pribadi dan yang lain. Selain itu selama ramadhan ini benar benar kami gunakan untuk meningkatkan ketaqwaan kami. Ini menjadi pelajaran bagi saya untuk tidak kembali mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” ungkapnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, warga binaan bersama keluarga menikmati hidangan yang dibawa masing-masing keluarga. Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah.(*)













Tinggalkan Balasan