HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ikuti Google Maps Saat Hujan Deras, Mobil Berisi Ibu dan Anak Terperosok Menimpa Rumah Warga

Laporan : Shodiq

UNGARAN|HARIAN7.COM– Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil Ford Fiesta di Dusun Kawengen, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026) sore. Mobil yang dikemudikan seorang perempuan tersebut terperosok hingga menimpa rumah warga diduga akibat salah mengambil jalur saat mengikuti arahan aplikasi navigasi Google Maps.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini bermula saat mobil bernomor polisi B 1459 SZI tersebut melaju dari arah Mranggen, Kabupaten Demak, menuju Kota Salatiga. Pengemudi yang membawa dua penumpang anak-anak sengaja memilih jalur alternatif melalui Desa Kawengen untuk mempercepat waktu tempuh.

Baca Juga:  Kejar Target, Tim Pemenangan SBW-Rozi Terus Genjot Suara Untuk Raih Pemenangan

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengonfirmasi bahwa pengemudi diduga tidak menguasai medan yang dilalui. “Saat sampai di lokasi kejadian, jalan yang dilalui ternyata berupa jalan kecil. Ban depan mobil terperosok dan laju kendaraan langsung merosot hingga menabrak rumah warga,” jelas AKP Lingga saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga:  Keluarga Korban Kecelakaan Kerja Dusun Semilir Anggap Masalah Selesai, Tegaskan Santunan Bukan Pengganti Nyawa, Begini Respon Praktisi Hukum

Kondisi cuaca di wilayah Kawengen saat kejadian sedang diguyur hujan deras, yang memperburuk jarak pandang dan kendali pengemudi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi dan kedua anaknya berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Pranoto dan Sudjarwo, mobil tersebut seharusnya berbelok ke kanan di sebuah pertigaan menuju arah Tengaran. Namun, karena mengikuti petunjuk aplikasi navigasi, pengemudi justru berbelok ke kiri masuk ke jalan lingkungan perkampungan yang sempit.

Baca Juga:  Lansia Warga Semarang Meninggal Dunia Usai Berenang di Kolam Renang Siwarak

“Seharusnya belok kanan, tapi mobil malah ambil kiri masuk ke jalan dusun. Tahu-tahu mobil sudah melaju ke pinggir dan nyungsep menimpa rumah milik Pak Parmun,” ujar Pranoto.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi, terutama saat melintasi jalur alternatif di tengah kondisi cuaca ekstrem.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!