Hanura Kudus Perkuat Kader Hadapi Politik Digital, Fokus Garap Pemilih Muda
Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Kudus menggelar pendidikan politik bagi pengurus dan kader, Rabu (18/3/2026) sore, di Aula Balai Desa Rendeng. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas kader dalam menghadapi dinamika politik di era digital.
Sekitar 90 peserta dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting mengikuti kegiatan tersebut. Media sosial menjadi perhatian utama sebagai sarana komunikasi politik untuk menjangkau generasi muda.
Ketua panitia, Edy Soetomo, mengatakan pendidikan politik penting untuk membangun masyarakat yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilih.
“Dengan kegiatan ini, kader Hanura diharapkan mampu memanfaatkan media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram agar program serta kegiatan partai dapat diketahui masyarakat luas, khususnya generasi Z,” ujarnya.
Ia menambahkan, partai politik berperan sebagai jembatan antara rakyat dan sistem demokrasi. Melalui pendidikan politik berkelanjutan, partai tidak hanya mendorong partisipasi pemilih secara kuantitas, tetapi juga kualitas.
Edy juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. “Kami berharap Hanura di Kudus bisa meraih minimal tiga hingga empat kursi di DPRD,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC Hanura Kudus, HM Sutriyono, menekankan pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi derasnya arus informasi di ruang digital.
“Arus informasi yang sangat cepat menuntut kita lebih bijak dalam menyikapi isu. Etika berpolitik harus dijaga, kemampuan memilah informasi diperkuat, serta penyebaran hoaks harus dihindari karena dapat merusak kualitas demokrasi,” tegasnya.
Menurut dia, arahan dari DPP Hanura juga menekankan pemanfaatan media sosial, terutama Instagram, sebagai strategi kampanye untuk menjangkau pemilih muda pada Pemilu dan Pilkada mendatang.
Selain penyampaian materi, kegiatan diisi dengan dialog interaktif antara pengurus dan kader. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, menciptakan suasana kebersamaan di bulan Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, DPC Hanura Kudus berharap kader mampu menjadi agen literasi demokrasi yang mengedepankan etika, sikap demokratis, dan tanggung jawab di tengah arus informasi digital.

















Tinggalkan Balasan