HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ditinggal Sholat Tarawih, Rumah Warga Ungaran Ludes Terbakar

Laporan : Shodiq

UNGARAN|HARIAN7.COM– Nasib malang menimpa Makarim (59), warga Kenangasari, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat. Rumahnya hangus dilalap si jago merah saat ia dan keluarga tengah melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid, Jumat (6/3/2026) malam.

Peristiwa yang menggegerkan warga RT 04 RW 07 tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Haryanto (59), sesaat setelah ia pulang dari masjid.

“Saya mendengar suara letusan kecil seperti mercon dari arah rumah korban. Saat saya cek lewat jendela, api sudah menyala besar. Saya langsung lari keluar minta tolong,” ujar Haryanto di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Mayat Tergelatak Di Jalan Lingkar Timur, Diduga Kecelakaan Lalu Lintas

Warga sekitar sempat bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan datang. Sayangnya, material kayu bakar yang menumpuk di dalam rumah permanen berukuran 7 x 9 meter tersebut membuat api merambat dengan sangat cepat.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu tangki air BPBD Kabupaten Semarang dikerahkan ke lokasi. Personel Polres Semarang bersama relawan berjibaku menjinakkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 22.30 WIB.

Baca Juga:  Dua Ruko di Ambarawa Dilalap Si Jago Merah

Berdasarkan olah TKP awal tim Inafis Polres Semarang, sumber api dipastikan berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan untuk merebus air. Diduga, pemilik rumah lupa mematikan bara api sebelum berangkat ke masjid.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, melalui Kapolsek Ungaran Kompol Sugiyarta, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga:  Diduga Terpeleset, Kakek di Krandon Lor Ditemukan Meninggal Dunia di Parit

“Seluruh penghuni rumah selamat karena sedang tidak berada di tempat. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” terang Kompol Sugiyarta.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan teliti sebelum meninggalkan rumah, terutama saat menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

“Kami ingatkan warga untuk memastikan kompor atau tungku benar-benar padam sebelum keluar rumah agar musibah serupa tidak terulang,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!