Uji Kompetensi Sekda Salatiga Digelar, Wali Kota Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Pemerintah Kota Salatiga menggelar uji kompetensi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah melalui metode assessment center. Tahapan seleksi terbuka itu dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Selasa (3/2/2026) malam, 3 Februari 2026, di Swiss-Belhotel Solo, Surakarta.
Uji kompetensi ini menjadi salah satu dari empat tahapan seleksi, setelah seleksi administratif dan sebelum uji gagasan serta wawancara. Pemerintah Kota Salatiga menyebut seleksi ini sebagai wujud penerapan prinsip merit sistem dalam reformasi birokrasi.
Robby menegaskan posisi sekretaris daerah memegang peran sentral dalam pemerintahan daerah. “Sekda adalah motor penggerak birokrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, jabatan tersebut menuntut “kapabilitas manajerial yang kuat, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.”
Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif. “Independensi dan profesionalisme harus dijaga,” katanya.
Kepada para peserta, Robby berpesan agar menjaga kondisi fisik selama proses seleksi. “Istirahat yang cukup,” ucapnya singkat.
Menurut Robby, seorang sekretaris daerah dituntut mampu menghadirkan birokrasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Sekda harus menjadi entrepreneur birokrasi,” katanya.
Ia berharap hasil seleksi dapat diterima secara profesional. “Ini bagian dari pengabdian kepada daerah,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Organisasi dan Tata Laksana Sekretaris Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Tuhana. Ia menegaskan panitia seleksi akan bekerja objektif. “Kami bekerja profesional dan terukur,” katanya.
Tuhana menjelaskan setiap tahapan seleksi memiliki bobot penilaian yang jelas. “Uji kompetensi berbobot 25 persen,” ujarnya.
Ia menyebut ada empat poin utama yang dinilai. “Integritas, inovasi, penentuan prioritas, dan kebijakan berbasis sains,” kata Tuhana.
Uji kompetensi yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Februari 2026, diikuti lima calon sekretaris daerah, yakni Drs. Muthoin, Yayat Nurhayat, Agung Hendratmiko, Agung Pitoyo, dan Muh Sidqon Effendi.
Melalui seleksi ini, Pemerintah Kota Salatiga menargetkan terpilihnya sekretaris daerah yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi untuk memperkuat kinerja pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.












Tinggalkan Balasan