HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ketua Fraksi PKB Nilai Setahun Kepemimpinan Supian–Chandra Mulai Tunjukkan Perubahan

DEPOK | HARIAN7.COM  – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Depok, Siswanto, menilai satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian–Chandra, diwarnai sejumlah langkah pembenahan di berbagai sektor.

Menurut Siswanto, meski pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Depok tetap menjalankan program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Dalam setahun terakhir, terlihat ada upaya serius untuk membenahi persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga,” kata Siswanto,saat memberikan keterangan pers melalui pesan singkat, Minggu (22/02/2026)

Ia menjelaskan, persoalan banjir menjadi salah satu fokus utama di awal masa jabatan Supian–Chandra. Pemerintah kota disebut mulai melakukan perbaikan dan normalisasi saluran air yang sebelumnya tidak berfungsi optimal.

Baca Juga:  Sahabat Kaesang Segera Lakukan Deklarasi dan Dukung Kaesang di Pilwakot Depok 2024

Selain itu, upaya penanganan kemacetan juga mulai dijalankan. Beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Sawangan dan sekitarnya, mulai ditangani melalui rencana pelebaran jalan dan penataan arus kendaraan.

“Walaupun belum sepenuhnya rampung, setidaknya sudah ada tahapan yang berjalan,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Pemkot Depok meluncurkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) untuk mengatasi keterbatasan daya tampung di SMP negeri. Program tersebut ditujukan agar siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terbebani biaya.

Baca Juga:  Janji Berikan Uang 15 Juta Rupiah, Turiman Tantang  Anak Muda Buka Peluang Usaha

Siswanto menilai kebijakan tersebut menjadi alternatif solusi di tengah tingginya persaingan masuk sekolah negeri setiap tahun ajaran baru.

Sementara itu, di bidang sosial, pemerintah kota mengambil kebijakan menghentikan program santunan kematian. Menurut Siswanto, kebijakan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan efektivitas dan dampaknya bagi masyarakat.

Ia menambahkan, sektor lingkungan juga mendapat perhatian melalui pengaktifan kembali kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda. Kegiatan itu dinilai tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi kendaraan, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat warga.

Baca Juga:  Soskom Turiman Ingatkan Anak-anak Muda Untuk Solid dan Paham Tugas Serta Fungsi Komisi D

Lebih lanjut, Siswanto mengapresiasi langkah pemerintah kota dalam memberikan insentif kepada guru ngaji. Ia menilai dukungan tersebut penting untuk memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat.

Berdasarkan data yang ia sebutkan, masih terdapat sebagian lulusan sekolah dasar di Depok yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, sehingga diperlukan perhatian lintas sektor untuk mengatasinya.

Secara keseluruhan, Siswanto menilai kinerja Supian–Chandra dalam setahun terakhir menunjukkan adanya arah perbaikan, meski sejumlah pekerjaan rumah masih perlu diselesaikan ke depan.

“Masih banyak tantangan, tetapi fondasi perbaikan sudah mulai terlihat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!