HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Progres Pembangunan Gudang KDKMP di Kab. Semarang dan Salatiga Capai 26,37 Persen, 20 Titik Masuki Fase Krusial

Laporan : Shodiq

KAB. SEMARANG| HARIAN7.COM– Pembangunan infrastruktur ekonomi pedesaan melalui Gudang dan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga terus dikebut. Hingga pertengahan Januari 2026, rata-rata progres pembangunan fisik di 200 titik lokasi dilaporkan telah mencapai angka 26,37 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, mengungkapkan bahwa proyek besar ini mencakup total target 258 desa dan kelurahan di dua wilayah administrasi. Rinciannya terdiri dari 208 desa dan 27 kelurahan di Kabupaten Semarang, serta 23 kelurahan di Kota Salatiga.

“Saat ini, dari total target tersebut, sebanyak 200 titik sudah mulai dibangun. Sebanyak 193 titik berlokasi di Kabupaten Semarang dan 7 titik di Kota Salatiga. Sementara 58 titik lainnya masih dalam tahap persiapan,” ujar Letkol Inf Guvta Koedoes saat dikonfirmasi, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga:  Libur Natal 2025: Wisata Kabupaten Semarang Membeludak, Kapolres Pastikan Situasi Kondusif

Data lapangan menunjukkan perkembangan signifikan pada 20 titik proyek yang progresnya telah melampaui angka 60 persen. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis, di antaranya Desa Kawengan, Batur, Bergas Kidul, Wonorejo, Gentan, Candirejo, Kalisidi, Keji, Plumutan, Sraten, Ngadirejo, Kebon Agung, Nogosaren, Wates, Sumogawe, Samirono, Sidoharjo, Siwal, dan Klepu.

Bahkan, salah satu titik di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, dilaporkan menunjukkan progres paling pesat. “Informasi untuk KDMP Desa Kalisidi, Ungaran Barat, saat ini progresnya sudah menyentuh angka 80 persen dan terus dimatangkan,” tambahnya.

Pembangunan Gudang dan Gerai KDKMP ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya dalam memperkuat rantai pasok distribusi komoditas desa ke kota. Kodim 0714/Salatiga bersama instansi terkait terus melakukan monitoring intensif untuk memastikan seluruh titik pembangunan selesai sesuai target yang ditetapkan guna mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Baca Juga:  Hattrick Kepemimpinan, Ngesti Nugraha Resmi Terpilih Lagi Jadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang 

Senada diungkapkan Kepala Desa Klepu, Djoko Purnomo, ia menyampaikan bahwa progres pembangunan fisik fasilitas koperasi di desanya kini telah mencapai angka 60 persen. Sejalan dengan perkembangan konstruksi, dampak sosial positif mulai dirasakan oleh warga.

“Dampak positif yang paling nyata per hari ini adalah adanya penyerapan tenaga kerja dari warga setempat serta upaya pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Djoko saat memberikan keterangan, Sabtu (17/1/2026).

Djoko menambahkan, keterlibatan warga lokal dalam proyek ini merupakan komitmen desa agar pembangunan aset KDMP tidak hanya menjadi pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menjadi stimulan ekonomi bagi warga Klepu sejak masa konstruksi.

Baca Juga:  PT JTAB Tuntaskan Kompensasi Warga Terdampak Banjir Lumpur Tuntang dan Tegaskan Kepatuhan Izin Rest Area KM 445B

Terkait potensi gangguan atau dampak buruk dari proyek tersebut, Djoko menegaskan bahwa hingga saat ini proses pembangunan berjalan kondusif.

“Untuk dampak negatif, sementara ini belum ada. Kami terus melakukan pengawasan agar pembangunan ini berjalan lancar tanpa merugikan lingkungan maupun aktivitas warga,” imbuhnya.

Gudang dan Gerai KDMP ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk unggulan desa. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi perdesaan di wilayah Kab. Semarang setelah pembangunannya rampung sepenuhnya.(*)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!