HPN Jateng 2026: Dari Makam Wartawan Senior hingga Wisata Guci, PWI Merangkai Tradisi dan Kebersamaan
Laporan: Muhamad Nuraeni
SEMARANG | HARIAN7.COM – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Jawa Tengah 2026 akan berjalan lebih dari sekadar seremoni. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng menyiapkan rangkaian kegiatan yang memadukan penghormatan sejarah, olahraga, diskusi akademik, dan wisata, sebuah perjalanan yang menyatukan insan pers, pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana mengatakan, agenda HPN tahun ini tetap mengikuti tradisi, namun dibuka untuk berbagai pihak yang ingin terlibat.
“Seperti tradisi perayaan HPN sebelumnya, PWI tahun 2026 ini kembali menggelar berbagai acara yang bersifat sosial, silaturahmi, ilmiah, religi, dan wisata dengan melibatkan unsur insan pers, Pemerintah, mitra kerja, akademisi, serta masyarakat,” ujar Setiawan.
Perayaan dimulai Senin, 2 Februari 2026, dengan ziarah kubur di Makam Bergota pukul 07.30–09.00 WIB, diikuti Khataman Al-Qur’an Ashabul Kahfi PWI Jateng di Gedung Pers pukul 09.15–10.45 WIB. Ziarah kubur tahun ini difokuskan ke makam wartawan senior Soeharjono KO, yang dikenal di bidang pertahanan-keamanan dan olahraga.
“Ziarah kubur dan tabur bunga tahun ini ke makam wartawan senior Bapak Soeharjono KO yang semasa hayatnya didedikasikan untuk dunia jurnalistik. Beliau dikenal sebagai wartawan hankam dan olahraga,” kata Setiawan, didampingi Ketua Panitia HPN Alkomari.
Menurut Iwan, sapaan akrab Setiawan—dua kegiatan pembuka ini melibatkan pengurus PWI, Dewan Kehormatan, pengurus SIWO, pengurus IKWI, dan anggota Ashabul Kahfi, sebagai simbol penghormatan lintas generasi dalam organisasi pers.
Selasa, 3 Februari 2026, rangkaian HPN beralih ke kegiatan olahraga. Pertandingan persahabatan “Main Bareng Bulutangkis dan Tenis Lapangan” digelar di GOR Tri Lomba Juang Semarang pukul 08.00–12.00 WIB. Tim dari Dispora Jateng, DPRD Jateng, BNI 46, dan PWI Jateng turun gelanggang untuk mempererat silaturahmi dan kerja sama.
Dialog Rektor: Memperkuat Kemerdekaan Pers
Agenda yang menjadi ikon HPN, Dialog Rektor, dijadwalkan Kamis, 5 Februari 2026, di Ruang Panoet Harsono Lantai 4 Universitas BPD, Semarang. Sekitar 200 peserta hadir untuk membahas tema “Menyehatkan Peran Kontrol Sosial untuk Memperkuat Kemerdekaan Pers”.
Forum ini menghadirkan Rektor Universitas BPD Prof Dr Sri Tutie Rahayu MSi, Rektor Universitas Muhamadiyah Semarang Prof Dr Masrukhi MPd, Rektor Universitas Semarang Dr Supari ST MT, Rektor UDINUS Prof Dr Pulung Nurtantio Andono ST MKom, dan Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulah MHum. Dialog ini menekankan bahwa peran pers sebagai kontrol sosial membutuhkan kolaborasi dengan akademisi untuk menjaga independensi dan kualitas jurnalistik.
Tasyakuran dan Wisata Guci: Memadukan Tradisi dan Alam
Senin, 9 Februari 2026, kegiatan berlanjut dengan Tasyakuran di Gedung Pers. Acara ini diisi doa bersama, tumpengan, santunan bagi janda wartawan, sarasehan, dan ramah tamah.
Puncak HPN Jateng 2026 berlangsung di Kabupaten dan Kota Tegal pada 13–15 Februari. Peserta diajak menikmati Wisata Guci, yang berada di ketinggian 1.250 mdpl dengan udara sejuk dan pemandian air panas alami. Selain sarasehan bersama forkopimda, kegiatan di kawasan ini juga meliputi penanaman pohon dan lomba jurnalistik, sebuah simbol bahwa pers terus menanam harapan dan nilai sosial bagi masyarakat.
Malam resepsi HPN 2026 dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 18.30 WIB di Balai Kota Tegal. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dijadwalkan hadir, menutup rangkaian perayaan yang berpindah dari makam wartawan senior hingga puncak pegunungan.
Dari doa di makam, raket di lapangan olahraga, hingga diskusi intelektual dan perjalanan ke alam tinggi, HPN Jateng 2026 dirancang sebagai perayaan pers yang menggabungkan sejarah, kerja sama, dan refleksi.(*)












Tinggalkan Balasan