HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Talud Longsor di Plompongan, Polsek Sidorejo Turun Lokasi Bantu Warga

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga pada Kamis siang menyebabkan talud milik warga di Kampung Plompongan RT 02 RW 01, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, mengalami longsor. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan dari Polsek Sidorejo.

Talud sepanjang sekitar 7 meter dengan tinggi 2,5 meter itu diketahui sempat miring sebelum akhirnya runtuh dan menimpa bagian belakang rumah warga. Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 7.000.000 (tujuh juta rupiah).

Baca Juga:  Libur Sekolah Malah Tawuran! Empat Remaja Diciduk Polisi, Bawa Panah Modifikasi dan Sajam

Kapolsek Sidorejo, AKP Sarwoko, S.H., mengatakan bahwa longsornya talud diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang meningkatkan beban air dan memicu pergeseran tanah pada struktur talud.

“Setelah menerima laporan, personil langsung menuju TKP, mengamankan lokasi, melakukan pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganan lebih lanjut. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ungkap AKP Sarwoko, S.H.

Baca Juga:  Pengadaan Seragam Salah Satu SMK di Boyolali Disorot, LSM ICI Curigai Adanya Dugaan Mark Up dan Penunjukan Langsung

Di lokasi kejadian, personel Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga bersama warga dibantu BPBD mengevakuasi material longsor yang menimpa area teras rumah warga.

Kapolsek Sidorejo juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan mengingat curah hujan tinggi masih berlanjut dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:  Habib Firdaus : Belajar Agama Itu Harus Jelas Sanadnya, Biar tidak Mengartikan sak Karepe Dewe

“Kita himbau warga senantiasa waspada, apabila ada potensi bencana alam segera lapor agar dapat segera diantisipasi”, pesan AKP Sarwoko, S.H.

Respons cepat Polsek Sidorejo dalam penanganan kejadian ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meminimalkan risiko jika kondisi serupa kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!