HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Percepat Deteksi Dini Penyakit Masyarakat Dinkes PP dan KB Cilacap Perkuat CKG

Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng

CILACAP | HARIAN7. COM – Menindaklanjuti arahan Bupati Cilacap pada pelantikan beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Cilacap mengintensifkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). CKG bertujuan sebagai langkah strategis untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat di daerah tersebut.

Kepala Dinkes PP dan KB Cilacap, Hasanuddin menyatakan, bahwa CKG menjadi prioritas utama yang mendapat perhatian serius dari seluruh jajaran Dinkes.

“Tim internal telah melaksanakan rapat tugas intensif guna mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun strategi percepatan cakupan target pemeriksaan kesehatan,” katanya, Kamis (04/12/2025).

Ia menjelaskan, bahwa Dinkes telah bekerja sama dengan seluruh puskesmas di Kabupaten Cilacap. Masing-masing puskesmas sudah membentuk tim khusus yang secara aktif melakukan pengecekan kesehatan masyarakat setiap hari.

Baca Juga:  Sambut Hari Bhayangkara Ke 79, Polresta Cilacap Dan TNI Gelar Olahraga Bersama Pererat Sinergitas

“Pendekatan ini memastikan data kesehatan masyarakat bisa dimonitor secara menyeluruh dan penyakit yang ditemukan dapat segera ditangani dengan tepat dan tuntas,” ujarnya.

Selain fokus pada pemeriksaan kesehatan, menurut Hasanudin program CKG juga mengemban misi edukasi kepada masyarakat terhadap penerapan pola hidup bersih dan sehat serta konsumsi makanan bergizi. “Hal ini menjadi penting sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ucapnya.

Ditambahkan, bahwa program ini mendapat dukungan signifikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program spesialis keliling. Dinkes Cilacap mengoordinasikan pembagian tugas dengan rumah sakit di wilayahnya, termasuk RSUD Cilacap, RSUD Majenang, dan beberapa rumah sakit swasta yang turut berperan.

“Jadwal kunjungan dokter spesialis telah disusun rapi untuk memastikan kehadiran medis spesialis di berbagai titik layanan,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Casis Polri, Polda Sulbar Dinilai Sudah Sesuai Aturan dan SOP, Aktivis Pemuda: Stop Framing Negatif Tanpa Data yang Tak Autientik!

Terkait dengan keterbatasan sarana dan prasarana, Hasanuddin menegaskan hal tersebut tidak menghambat program, melainkan mendorong inovasi dan pendekatan proaktif dalam menghadapi pengurangan dana TKD sebesar 393 miliar pada 2026, pemerintah daerah mengupayakan peningkatan dana sarpras dari pemerintah pusat.

“Wakil Bupati bahkan langsung melakukan kunjungan ke Kemenkes untuk mengajukan permohonan pengembangan fasilitas di RSUD Cilacap dan Majenang,” imbuhnya.

Pengembangan sarpras yang diusulkan adalah pembangunan gedung layanan empat lantai dengan fasilitas Instalasi Bedah Sentral (IBS), Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), CSSD, dan ICU di RSUD Cilacap.

“Sementara RSUD Majenang fokus pada ekspansi layanan rawat jalan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang meningkat,” tuturnya.

Hasanuddin mengatakan, bahwa sumber pendanaan program kesehatan juga diperoleh dari Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan, seperti Bank Jateng.

Baca Juga:  Kejari Serahkan Hasil Lelang Rampasan Tipikor ke Bank Salatiga Senilai Rp 800 Juta Lebih

“Dana CSR dimanfaatkan untuk mendukung program pengendalian tuberkulosis (TB), bantuan gizi berupa susu, pemeliharaan alat kesehatan, hingga program kampung KB dan pengendalian penduduk,” jelasnya.

Dikatakan, bahwa monitoring serta evaluasi program dilakukan secara terpadu dan berkala oleh tim Dinkes yang juga terjun langsung ke lapangan guna menilai efektivitas layanan dan mengidentifikasi kendala.

“Ini merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan demi memastikan layanan kesehatan berjalan efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dinkes PP dan KB berkomitmen, bahwa dalam menjalankan tugas sesuai arahan Bupati. “Dengan konsolidasi internal yang mantap dan koordinasi eksternal yang sinergis, kami yakin program pembangunan kesehatan di Cilacap dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!