Wacana Anggaran MBG di Tarik, Turiman Ungkap Penyerapan Melambat, Berikut Penjelasannya
DEPOK | HARIAN7.COM – Polemik terkait dengan statement Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dimana pihaknya melontarkan akan menarik kembali anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila penyerapan anggaran di anggap tidak maksimal.
Hal tersebut disampaikan karena menurutnya Per September, realisasi anggaran MBG baru mencapai Rp 19,3 triliun dari total pagu Rp 71 triliun. Menkeu Purbaya bahkan telah mengancam akan menarik kembali dana yang tidak terserap maksimal hingga akhir Oktober 2025.
Menanggapi hal tersebut, Turiman Anggota Komisi D yang juga politisi Partai Gerindra mengatakan bahwa lambatnya penyerapan anggaran tersebut merupakan konsekuensi logis dari proses pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan program ini, seperti dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurutnya ada banyak faktor yang menjadi alasan kenapa penyerapan anggaran MBG menjadi lambat, salah satu nya adalah proses pembangunan dapur yang memakan waktu.
“Kalau penyerapan anggaran berdasarkan kesiapan dari SPPG atau dapur MBG-nya untuk di Depok sekarang yang terdaftar sudah banyak lah yang jelas kalau keseluruhan sekitar 80,” ungkap Turiman.
“Kan kalau membangun dapur jangka waktunya nggak cuma sebentar bisa 2-3 bulan ya nanti kalau 3 bulan terakhir ini mungkin sudah lebih banyak,” jelasnya, Jumat (10/10/2025).
Terkait wacana penarikan dana oleh Menkeu Purbaya, Turiman menegaskan bahwa dana tersebut seharusnya tidak ditarik jika memang kesiapannya adalah setelah pembangunan selesai.
“Saya pikir nggak ditarik juga kalau memang nanti kesiapannya setelah hari H selesai pembangunan ya pasti akan terpicu kan dana itu nggak mungkin juga tertarik,” tegas Turiman.
Dirinya menilai bahwa puncak penyerapan akan terjadi setelah dapur -dapur baru selesai dalam proses pembangunan
“Bulan Januari kan sudah ada pembangunan banyak lagi pasti menyerapnya akan banyak karena penyerapan MBG kan tidak sekaligus, jadi karena setiap bulan pengucurannya bahkan bukan setiap bulan tapi berdua Minggu meninjau sudah pasti,” paparnya.
Turiman memprediksi bahwa dana yang tersisa saat ini pada dasarnya adalah dana yang dialokasikan untuk pelaksanaan yang belum tiba gilirannya, dan pastinya tidak akan bisa ditarik karena memang akan digunakan sesuai jadwal. (yopi)












Tinggalkan Balasan