HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Modus Beli Ban, Pria di Sampang Tipu dan Gasak Motor Teman

SAMPANG | HARIAN7.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang terjadi di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Pelaku, berinisial AAJ (37), warga Kota Surabaya, ditangkap pada Minggu dini hari setelah membawa kabur motor korban dengan modus berpura-pura membeli ban.

Baca Juga:  Luapan Sungai Gelis Rendam Enam Rumah di Kudus

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, mengungkapkan bahwa korban, TH (54), warga Desa Madulang, telah mengenal pelaku selama satu tahun. Pada Jumat malam (7/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB, AAJ meminta korban mengantarkannya ke bengkel karena mengaku ban motornya bocor.

Baca Juga:  Polemik Kredit Fiktif BPR Salatiga Kian Menggelinding: Kuasa Hukum WHW Beberkan Soal Wewenang, Mutasi Jabatan, hingga Proses Penahanan

Tanpa curiga, korban mengantarkan AAJ menggunakan sepeda motornya, Honda Revo dengan nomor polisi L-4042 BAE. Namun, dalam perjalanan, pelaku justru berputar-putar tanpa tujuan jelas. Saat tiba di Jalan KH. Agus Salim, Omben, pelaku menghentikan motor dan berpura-pura memiliki kendaraan lain yang terparkir di pinggir jalan.

Baca Juga:  Merti Bumi Serasi Susuk Wangan di Umbul Senjoyo, Tradisi Pelestarian Alam dan Budaya Kabupaten Semarang

“Pelaku meminta korban turun, lalu langsung kabur membawa motor korban ke arah Pamekasan,” ujar AKBP Hartono.

Baca Juga:  Libur Sekolah Malah Tawuran! Empat Remaja Diciduk Polisi, Bawa Panah Modifikasi dan Sajam

Korban yang menyadari telah ditipu segera melapor ke Polres Sampang. Berkat penyelidikan cepat, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di Jalan Raya Desa Nagguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Tim Satreskrim Polres Sampang pun menangkap AAJ pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca Juga:  Program Makanan Bergizi Gratis Diluncurkan di Ngawi, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat

Menurut Kapolres, pelaku melakukan aksi ini untuk mendapatkan uang dengan cara cepat. Motor korban langsung digadaikan setelah dicuri.

Baca Juga:  13 Anggota PSHT Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi di Jember, Begini Jelasnya

“Tersangka menggunakan modus berpura-pura membutuhkan bantuan. Setelah korban lengah, motor dibawa kabur dan digadaikan,” jelas AKBP Hartono.

Baca Juga:  Selain Membunuh Lasma dan Wasdiyanto, Dukun Penggandaan Uang Asal Kajoran Juga Telah Membunuh Suroto

Atas perbuatannya, AAJ dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Viral di Medsos, Lima Tahanan di Purbalingga Kabur, Dikabarkan Satu Tertangkap Dirumah Kekasihnya

Kapolres Sampang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya saat diminta bantuan oleh orang lain, terutama yang belum dikenal baik.(Ninis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!