HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Mendes Yandri Susanto Ajak Parlemen Tiongkok Tingkatkan Kolaborasi untuk Percepatan Pembangunan Desa

JAKARTA | HARIAN7.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menerima audiensi Delegasi Parlemen Tiongkok yang dipimpin Fan Xiaojun, anggota Komite Tetap Parlemen Tiongkok sekaligus Wakil Ketua Komisi Pertanian dan Urusan Pedesaan, Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (NPC), di Ruang Rapat Menteri, Senin (9/12/2024).

Baca Juga:  Warga Soroti Pembangunan New Celosia Bandungan, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Begini Jelasnya

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri menyambut positif kunjungan Delegasi Parlemen Tiongkok. Ia berharap kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok dapat memberikan manfaat nyata bagi desa-desa di Indonesia.

“Saat ini masih ada sekitar 3.000 desa yang belum teraliri listrik, 26.000 desa tanpa sinyal, serta banyak desa yang minim infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Kami berharap kerja sama ini mampu memberikan dampak positif bagi desa-desa di Indonesia,” ujar Yandri.

Baca Juga:  Rencana Kenaikan PPN 12 Persen di Tahun 2025 Berpotensi Menekan Daya Beli, Masyarakat dan Pengangguran Jadi Sorotan

Yandri mencontohkan potensi besar yang dimiliki desa-desa di Indonesia, seperti Desa Ngoran yang telah berhasil mengekspor kendang jembe senilai Rp18 miliar ke Tiongkok. Ia juga menyoroti potensi kopi luwak dari Kutai Timur yang memiliki kualitas unggul untuk pasar internasional.

“Kami membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya. Potensi desa di Indonesia, seperti wisata, perikanan, dan pertanian, sangat besar. Tiongkok bisa menentukan desa binaan, baik 1.000 atau 2.000 desa, dan kami siap memfasilitasinya,” tegas Yandri.

Baca Juga:  Gerak Cepat Usai Laporan Masuk Inspektorat, Balai Desa Karangampel Tiba-tiba Dipoles

Fan Xiaojun menyambut baik ajakan kerja sama tersebut dan memuji potensi pertanian Indonesia yang didukung oleh tanah subur. Ia menilai kerja sama ini sejalan dengan visi Tiongkok dalam pengembangan pertanian dan pedesaan.

Baca Juga:  Polresta Cilacap Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Candi 2025, Berikut Fokus 9 Pelanggaran Prioritas di Cilacap

“Indonesia dan Tiongkok adalah negara dengan pasar besar dan terus berkembang. Kami berharap kerja sama ini semakin erat, terutama setelah para pemimpin kedua negara menyepakati berbagai bidang kolaborasi, seperti pertanian dan perikanan,” ujar Fan Xiaojun.

Baca Juga:  TEHERAN MEMBARA! Menlu Iran Tegas Tolak Perundingan dengan AS: “Belum Ada Pembicaraan Apa Pun”

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Desa PDT Ariza Patria, Sekjen Taufik Madjid, Staf Khusus Fahad Attamimi, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya. Dari pihak Tiongkok, delegasi yang hadir termasuk Wang Xiaoming, Hong Tianyun, serta perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia.

Baca Juga:  Aktivis HMI Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas Teror Terhadap Irham Buana Nasution

Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa-desa di Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok di berbagaisektor strategis.(Yuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!