HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ustaz Sakti Dibekuk, Modusnya Bisa Ramal Masa Depan

JAKARTA | HARIAN7.COM – Erick Donovan alias Aby, seorang residivis penipu ulung, kembali ditangkap polisi setelah melakukan aksi penipuan berkedok “ustaz sakti”. Pria berusia 56 tahun ini bersama komplotannya berhasil menipu sejumlah korban, terutama perempuan, dengan cara berpura-pura memiliki kemampuan meramal dan menghilangkan “kesialan”.

Baca Juga:  Gelapkan Sepeda Motor Teman, Warga Purbalingga Diamankan Polisi
Baca Juga:  Polsek Majenang Ungkap Kasus Kekerasan Secara Bersama-sama, Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Baca Juga:  Bentrok Warnai Pengajian Rizieq Shihab di Pemalang, 15 Orang Terluka

Dalam aksinya, Erick kerap mempraktikkan trik konyol seperti mengeluarkan jarum dari mulutnya, yang seolah-olah berasal dari tubuh korban, untuk meyakinkan mereka bahwa ia memiliki kekuatan gaib. Selain itu, Erick dan komplotannya memanfaatkan benda-benda seperti batu dan kerikil yang disebut “ajaib” untuk mengelabui korban.

Baca Juga:  Apel Perdana AwalTahun, Kepala Rutan Salatiga Serukan "Tancap Gas" untuk Pelayanan dan Keamanan Optimal
Baca Juga:  Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Meninggalnya Mahasiswa UNS
Baca Juga:  Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak di Pantai Carita, Satu Orang Hilang

Salah satu korbannya adalah seorang perempuan berinisial EV di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Erick mengarahkan EV untuk menitipkan motornya, yang kemudian dibawa kabur oleh pelaku. Dalam dua bulan terakhir, sindikat ini telah melakukan aksinya di delapan lokasi berbeda di Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga:  Asik Pesta Sabu, Tiga Pria Diciduk Polisi
Baca Juga:  Bejat! Ketua Yayasan Ponpes di Tapsel Perkosa Santriwati, Lima Kali dalam Setahun
Baca Juga:  Tipu Dan Edarkan Uang Palsu Miliaran Rupiah, Warga Kroya Cilacap Digelandang Polisi

Polisi akhirnya berhasil menangkap Erick dan lima anggota komplotannya di Koja, Jakarta Utara, pada 17 November 2024. Sindikat ini menggunakan berbagai peran, dengan tiga pelaku sebagai eksekutor dan tiga lainnya sebagai pemantau situasi.

Baca Juga:  PLN Icon Plus Tertibkan Kabel di Semarang, Jaga Keamanan dan Estetika Kota

Menurut AKBP Rovan Richard Mahenu dari Polda Metro Jaya, sindikat ini memilih mencuri kendaraan daripada ponsel karena perangkat seperti iPhone pernah membuat mereka terlacak. Kini, para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca Juga:  Beroperasi 5 Tahun, Pabrik Miras "Palsu" Digrebek Polisi, Warga Mengira Jualan Parfum

Kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap penipuan berkedok agama atau ilmu gaib. Jangan mudah percaya pada klaim-klaim sakti, terutama yang meminta barang berharga sebagai imbalan.(YUANTA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!