HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA


Budhi Sarwono : Memang Saya Punya Riwayat Jantung Coroner dan Sudah Divaksin

Laporan : Iwan Setiawan | Kontributor Banjarnegara

BANJARNEGARA ,harian7.com – Meski punya riwayat penyakit jantung coroner, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, tetap bersedia divaksin anti Covid-19. 

Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di rumah dinas bupati  Jumat (5/3/2021), yang diikuti oleh Sekda Drs Indarto M.Si, dan seluruh karyawan/karyawati di lingkungan rumah dinas bupati. Vaksinasi juga diikuti oleh benerapa awak media yang  baru sempat mendapatkan vaksin. Jumlah peserta mencapai 30 orang lebih.

Bupati Budhi Sarwono mengatakan “Benar, saya memang ada riwayat jantung coroner, bahkan sudah dipasang ring, tapi saya tetap minta divaksin. Karena vaksin ini sangat penting. Ini vitamin dan imunitas,”ucapnya.

Baca Juga:  Cegah Konvoi Kelulusan SMA, Polres Purbalingga Tingkatkan Patroli

Bupati mengimbau kepada siapapun untuk bersedia divaksin, agar wabah corona segera mereda.”Ayo warga Banjarnegara. Jangan ragu untuk divaksin, karena ini sangat penting. Biar sehat, punya imun dan antibodi sehingga covid segera pergi. Nanti masyarakat bisa lebih aman bekerja sehingga ekonomi bangkit lagi,”ucapnya.

Sekda Drs Indarto M.Si juga sependapat. Didampingi istri, Ny Sri Rejeki, ia mengajak ASN, tokoh masyarakat dan kaum wanita, terutama kader PKK dan Dharma Wanita untuk jadi pioner dalam memasyarakatkan vaksin ini.

Baca Juga:  Milad Muhamaddiyah yang ke 108, Forkopimcam Sine dan PMI Gelar Donor Darah

“Ayo para ASN dan ibu-ibu PKK serta dharma wanita, giatkan vaksin Covid-19 di masyarakat sekitar. Kita dukung upaya pemerintah untuk menyehatkan masyarakat,” ajaknya 

Sementara Kepala Dinkes Banjarnegara, dr Latifa Hesty, mengapresiasi kesediaan bupati dan keluarga yang telah bersedia divaksin dan terus mengajak masyarakat.

Baca Juga:  USU dan Telkom Indonesia Wujudkan Transformasi Digital Melalui Proyek One Data

“Bapak Bupati telah memberikan contoh nyata yang sangat baik bagi masyarakat, meski Beliau ada riwayat jantung. Jadi tidak ada alasan bagi warga yang sehat untuk meneladani Pak Bupati, yakni melakukan vaksin untuk mencegah penyebaran virus covid-19,” ungkapnya.

Salah seorang yang divaksin, Anton, senang dengan adanya vaksinasi tersebut, untuk keamanan dan kelancaran pekerjaannya.

“Tentunya senang. Nggak sakit, rasanya kayak digiigit semut rang rang, tapi cuma sesaat,” ujarnya senang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!