HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Perkuat Kesehatan Madrasah dan Pesantren, Kemenag Tandatangani MoU

Menko Polhukam menyaksikan penandatanganan antara Menkes, Menag, dan Kepala BKKBN menandatangani MoU di JI Expo, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (19/2). (Foto: Humas Kemenag).

Jakarta,harian7.com – Kementerian Agama menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di JI Expo Convention Center, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Adapun dalam nota Kesepahaman yang dibuat terkait tentang Pembangunan Kesehatan, Penguatan Program Kesehatan di Madrasah, serta pesantren dan calon pengantin (catin) turut dihadiri Menko PMK Muhajir Effendy.

Baca Juga:  Cepatnya Wabah Virus Corona Menyebar, Membuat Kepanikan Pasar Keuangan Global, Gubernur BI: 'Kondisi Sekarang Berbeda Dengan 1998 dan 2008'

Penandatanganan nota kesepahaman ini juga disaksikan seluruh kepala dinas kesehatan tingkat provinsi, Kabupaten/kota serta Direktur rumah sakit pemerintah di Indonesia dan peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020.

“Selamat melaksanakan rapat kerja mudah mudahan bisa melahirkan keputusan strategis untuk kepentingan bangsa ini khususnya di bidang pembangunan kesehatan nasional,” kata Muhajir.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agusputranto menyatakan Rakerkesnas 2020 ini merupakan momen yang baik untuk menyusun strategi serta merumuskan program prioritas pada tahun 2020. Dalam mendukung lima program prioritas kerja Presiden Jokowi – Ma’ruf Amin lanjutnya dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antar kementerian/lembaga, pemda, swasta, dan stakeholder lainnya.

Baca Juga:  Polri Bedah Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

“Terutama dalam pembangunan SDM lewat isu strategis di antaranya penurunan angka stunting, penurunan angka kematian ibu dan anak dan penguatan pelayanan kesehatan,”terangnya.

“Dibutuhkan kolaborasi Kemenag bersama Kemendikbud, Kemen PPA dan BKKBN melalui Intervensi peningkatan pengasuhan di tingkat keluarga dan masyarakat,” ujarnya Meskes.

Baca Juga:  Penanganan Kasus Kuota Haji Tambahan Disorot, TPPI: “Jangan Salah Sasaran, Bongkar Akar Masalahnya, Jangan Hanya Hukum Pelaksana"

Menkes menambahkan menambahkan,” Koordinasi dan sinergi lintas kementerian di antaranya pemberdayaan perempuan dan wajib belajar 12 tahun, pencegahan pernikahan anak, peningkatan peran tokoh masyarakat dan agama serta peningkatan kesehatan reproduksi remaja dan calon pengantin,”tambahnya.

Untuk diketahui, Rakerkesnas 2020 juga dihadiri sejumlah Menteri Indonesia Maju dan pimpinan lembaga negara diantaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Desa dan PDT Abdul Halim Iskandar, Ketua KPU Arief Budiman, Komisi IX DPR RI, dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo.(Yuan/Kemenag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!